DetikNews
Senin 29 April 2019, 19:35 WIB

Penumpang Lion Air yang Videonya Viral Bantah Bawa 9 Item Bagasi Kabin

Mukhlis Dinillah - detikNews
Penumpang Lion Air yang Videonya Viral Bantah Bawa 9 Item Bagasi Kabin Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Penumpang maskapai Lion Air yang videonya viral, Romeyan Ricardo, membantah membawa sembilan item bagasi kabin seperti yang dikatakan manajemen Lion Air. Ia bersama keluarganya hanya membawa delapan item bagasi, yang sebagiannya air mineral dan roti.

Romeyan mengakui hanya mendaftarkan empat bagasi kabin kepada Lion Air. Lalu ada tambahan plastik berisi diaper, selimut, roti, dan air mineral.

"Jadi kita memang cuma daftarkan empat. Terus ada bawaan plastik lagi, kaya roti dan air mineral. Soalnya anak saya, buat makan di perjalanan," kata Romeyan via telepon seluler, Senin (29/4/2019).



Ia menuturkan saat itu keluarganya sudah hampir menaiki pesawat hingga akhirnya diminta petugas kembali ke bandara. Mereka akhirnya mengalah dan mengurangi beban bagasi kabin.

"Kita nggak dibolehin bawa bagasi yang tadi karena terdaftar cuma empat. Akhirnya roti dan air mineral saya tinggalin, dan selimut dimasukin ke tas," ungkap Ketua DPD Garda Pemuda NasDem Kota Pematangsiantar ini.

Karena perdebatan lama, keluarganya ketinggalan pesawat. Singkat cerita, keluarganya yang berjumlah enam orang harus membeli tiket baru.

"Kita akhirnya beli tiket baru. Kita bayar lagi Rp 1,4 juta buat kargo. Akhirnya kita cuma bawa satu tas ke kabin pesawat," tutur dia.

Ia menyayangkan ketidakadilan yang dialami keluarganya. Sebab, pada saat yang sama, ada penumpang yang membawa lebih dari dua tas dibiarkan lolos saat pemeriksaan.

"Kita tanya kenapa ini dibiarkan lolos. Kata mereka, sekarang mah nggak ada masalah. Kan aneh," ujar Romeyan.



Penjelasan Lion Air

Sebelumnya, Lion Air telah memberikan penjelasan soal video viral penumpang protes terkait bagasi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Lion Air membantah menyuruh balita membawa sendiri bagasi 7 kilogram.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, saat proses check-in, penumpang melaporkan tiga bagasi tercatat total 30 kg dan empat bagasi kabin. Petugas layanan darat (ground handling) memberikan tanda label kuning (baggage tag) pada keempat barang bawaan tersebut. Petugas ground handling lalu melihat bagasi kabin yang dibawa penumpang tersebut ternyata ada sembilan. Petugas lalu mengatakan jumlah itu melebihi batas.

Danang menjelaskan setiap penumpang (kecuali bayi) diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item), seperti tas laptop/perlengkapan bayi/bahan bacaan/kamera/tas jinjing wanita (hand luggage) ke dalam kabin (hand carry), yang mengikuti aturan berlaku menurut maksimum dimensi bagasi kabin tidak lebih dari 40 cm x 30 cm x 20 cm. Kategori anak (child) usia 2-12 tahun juga mempunyai jatah dan diperbolehkan membawa bagasi kabin menurut ukuran standar.

"Dalam hal ini, barang bawaan yang menjadi hak anak bisa dibawa/diwakilkan oleh pendamping atau jika anak bepergian tanpa pendamping dapat dibantu bawakan oleh petugas. Petugas Lion Air tidak meminta/menyuruh penumpang kategori anak membawa bagasi sendiri," kata Danang dalam keterangan tertulis, Senin (29/4/2019).

Menurut Danang, saat itu petugas menyarankan agar barang bawaan lain dibagasikan, tetapi penumpang menolak. Situasi ini terjadi cukup lama di waiting room saat final boarding. Petugas darat lainnya ketika itu menginformasikan kepada kru pesawat, masih ada penumpang di ruang tunggu yang sedang menyelesaikan kapasitas barang bawaan.

"Dikarenakan waktu keberangkatan sudah sesuai, penumpang dimaksud tidak segera masuk ke pesawat dan pertimbangan upaya Lion Air menjaga kinerja ketepatan waktu (on time performance), pilot sebagai person in command (PIC) memutuskan pesawat pada penerbangan JT-911 tutup pintu (door close) serta bersiap lepas landas," papar Danang.


Simak Juga 'Videonya Viral, Lion Air Bantah Suruh Balita Bawa Bagasi Sendiri':

[Gambas:Video 20detik]


(mud/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed