detikNews
Jumat 26 April 2019, 22:25 WIB

BPN Cerita Prabowo Larang Bunuh Ular yang Masuk ke Rumahnya di Hambalang

Mochamad Zhacky - detikNews
BPN Cerita Prabowo Larang Bunuh Ular yang Masuk ke Rumahnya di Hambalang Capres Prabowo Subianto disebut sebagai penyayang hewan oleh Badan Pemenangan Nasional. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Cerita soal capres Prabowo Subianto penyayang binatang diungkap Badan Pemenang Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02. BPN menceritakan bagaimana Prabowo melarang jajarannya membunuh ular yang masuk ke kediamannya di Hambalang, Jawa Barat.

"Ini kejadian beneran. Ular tuh masuk ke Hambalang. Ditangkap sama anak-anak (asisten dan pengawal). Pokoknya ular. Ini saya denger ceritanya nih, ular pernah masuk ke Hambalang," kata juru bicara BPN, Andre Rosiade, di kantor BPN, Jalan Kertanegara No 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).


Prabowo, kata Andre, mengetahui ada ular masuk ke kediamannya. Namun Prabowo meminta jajarannya tidak membunuh ular tersebut.

"Dilarang dibunuh oleh Pak Prabowo. 'Ditaruh keluar aja, insyaallah dia nggak akan gigit,'" ujar Andre sambil menirukan pernyataan Prabowo.

Setelah kejadian itu, Andre menyebut tak ada lagi ular yang masuk ke kediaman Prabowo. Padahal, sebut Andre, rumah Prabowo di Hambalang dikelilingi hutan.

"(Setelah itu) nggak pernah lagi ular masuk ke Hambalang, ke rumah bapak. Kalau rumah Pak Prabowo kan, bayangin aja kiri-kanan hutan di bawahnya. Nggak ada (ular yang masuk), aman-aman aja itu," jelas Andre.


"Jadi memang beliau (Prabowo) itu memang dekat sama binatang, penyayang binatang Pak Prabowo," imbuhnya.

Beberapa hari lalu, asisten pribadi Prabowo, Rizky Irmansyah, menceritakan kemampuan Prabowo 'berkomunikasi' dengan hewan lewat Instagram-nya. Rizky menceritakan bagaimana Prabowo 'bicara' dengan semut.


Andre menilai cerita yang disampaikan Rizky bukan setting-an. Politikus Gerindra itu menyebut Rizky mengetahui keseharian Prabowo.

"Kalau menurut saya, posting-an si Rizky, posting-an bukan sengaja, bukan setting-an, memang pendapat dia yang disampaikan. Karena si Rizky kan ngikutin Pak Prabowo dari hari ke hari, tentu beliau melihat kondisi riil Pak Prabowo," terang Andre.

"Ya itu dia (Rizky) menulis, bukan untuk drama, karena Pak Prabowo bukan pemain drama, bukan pemain pencitraan," sambungnya.
(zak/dkp)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com