DetikNews
Jumat 26 April 2019, 21:25 WIB

Turut Berduka, Pemkab Serang Kunjungi Keluarga Petugas TPS yang Meninggal

Akfa Nasrulhak - detikNews
Turut Berduka, Pemkab Serang Kunjungi Keluarga Petugas TPS yang Meninggal Foto: Dok Pemkab Serang
Jakarta - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta pemerintah pusat benar-benar mengevaluasi pemilihan umum calon presiden dan legislatif (Pilpres dan Pileg) serentak. Proses demokrasi 5 tahunan ini telah membuat 3 orang pahlawan demokrasi asal Kabupaten Serang meninggal dunia.

Mereka yakni Reza Agustian Maulana, petugas Linmas TPS 11 Desa Kadubeurum, Kecamatan Pabuaran. Madisa petugas di TPS 12 Desa Pasir Limus, Kecamatan Pamarayan, dan Yoyok Winoto, petugas TPS 24, Desa Margatani, Kecamatan Kramatwatu.


"Tiga warga Kabupaten Serang, pejuang sekaligus sudah menjadi pahlawan demokrasi meninggal dunia. Kami sangat berduka," kata Tatu, dalam keterangan tertulis, Jumat (26/4/2019).

Hal itu disampaikannya usai takziah ke keluarga Yoyok di Desa Margatani. Selain itu, Tatu juga sudah mengutus pejabat Pemkab Serang untuk takziah ke rumah duka keluarga Reza di Pabuaran dan Madisa di Pamarayan.

"Kami menyampaikan bela sungkawa, dan saling menguatkan, kepada keluarga pahlawan demokrasi untuk sabar dan ikhlas. Ini duka kita bersama, duka seluruh warga Kabupaten Serang," ujarnya.

Menurut Tatu, proses demokrasi pileg dan pilpres serentak sangat menguras tenaga dan pikiran para penyelenggara mulai dari KPPS hingga KPU.

"Prosesnya luar biasa melelahkan, dan saya mendapat informasi banyak juga penyelenggara yang sakit," ujarnya.

Tatu pun sudah memerintahkan seluruh puskesmas di Kabupaten Serang untuk menyiagakan petugas kesehatan di seluruh tempat rapat pleno perhitungan suara. Baik itu di tingkat kecamatan yang tengah berlangsung, maupun di tingkat KPU Kabupaten Serang yang akan dimulai 1 Mei mendatang.

Tatu menegaskan, Pemkab Serang akan mengirimkan surat kepada Presiden dan DPR RI untuk mengevaluasi proses penyelenggaraan pemilu serentak.


"Harus dievaluasi oleh pemerintah pusat. Ke depan, jangan ada lagi pejuang demokrasi yang meninggal," tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Serang, Abidin Nasyar mengatakan saat ini proses perhitungan suara di 29 kecamatan di Kabupaten Serang sudah mencapai 98 persen. Kemudian akan diteruskan rapat pleno KPU Kabupaten Serang mulai 1 Mei mendatang.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed