DetikNews
Jumat 26 April 2019, 21:04 WIB

2 Mei, Jalan Pemuda Semarang Ditutup Sementara

Tia Reisha - detikNews
2 Mei, Jalan Pemuda Semarang Ditutup Sementara Foto: Dok Pemkot Semarang
Jakarta - Menyemarakkan hari jadi ke-472 Kota Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah mempersiapkan berbagai agenda menarik yang belum pernah diselenggarakan oleh Pemkot Semarang dan diperkirakan akan menyedot animo masyarakat. Agenda ini adalah Joged Bareng Tari Semarangan yang akan dicatatkan di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai joged bareng Tari Semarangan dengan peserta terbanyak, yakni mencapai 14.000 penari.

Selain Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN, kegiatan yang akan digelar Kamis (2/5) ini juga akan melibatkan berbagai pihak seperti pelajar, TNI, polri, swasta, perbankan, sosialita, organisasi masyarakat, dan masyarakat umum. Seluruh peserta pun akan menari bersama di sepanjang Jalan Pemuda dengan Tari Semarangan diiringi musik Goyang Semarangan.


"Berbagai agenda yang kami persiapkan adalah dari, oleh, dan untuk warga masyarakat, sama halnya joged bareng Tari Semarangan yang harapannya dapat menjalin persatuan dan kesatuan, serta memperkenalkan kesenian lokal Kota Semarang kepada warga masyarakat, khususnya yang ada di luar Kota Semarang," ujar Wali kota Semarang Hendrar Prihadi dalam keterangan tertulis, Jumat (26/4/2019).

Ia juga mengatakan bahwa HUT Kota Semarang adalah milik bersama sehingga pihaknya melibatkan warga masyarakat dalam perayaan ini. Bahkan pihaknya menuturkan Joged Semarangan seperti ini akan menjadi agenda rutin tahunan saat perayaan hari ulang tahun Kota Semarang.

Agenda ini pun akan diawali dengan Upacara Peringatan HUT dan dilanjutkan dengan lomba Tari Semarang Hebat, lalu ditutup dengan Joged Bareng. Para peserta upacara, lomba joged, dan joged bareng Semarangan pun diwajibkan mengenakan baju Semarangan lengkap.

Untuk yang perempuan mengenakan baju encim warna putih dengan bawahan Kain Batik Semarangan berselendang merah. Sedangkan laki-laki diwajibkan mengenakan baju koko warna putih dengan bawahan celana hitam dililit kain batik Semarangan dan selendang merah.

Ada pula kostum lomba Tari Semarang Hebat untuk peserta perempuan, yakni baju encim warna merah bawahan kain Semarangan berselendang merah. Sedangkan kostum untuk laki-laki menggunakan baju koko warna merah celana merah dililit kain batik Semarangan dan memakai iket.

Sementara untuk kelancaran acara dan arus lalu lintas, Pemkot Semarang akan melakukan penutupan jalan total di sepanjang Jalan Pemuda mulai dari Lawang Sewu sampai depan Paragon Mall, pada saat gladi bersih, Selasa(30/4) mulai pukul 08.00-09.00 WIB dan pada puncak acara, Kamis(2/5) mulai pukul 06.00 sampai 09.00 WIB.

Kabag Humas dan Protokol Wing Wiyarso pun mengimbau masyarakat untuk menghindari Jalan Pemuda pada hari dan jam tersebut. Sementara khusus bagi pengendara dari arah Johar yang akan menuju Tugu Muda akan dialihkan melalui Jalan MH. Thamrin ke Jalan Pandanaran.


Sementara bagi warga masyarakat maupun peserta kegiatan, pihak Pemkot Semarang melalui Dinas Perhubungan telah menyediakan kantong-kantong parkir di sejumlah lokasi seperti di Jalan Batan Miroto, basement Pasar Bulu, Udinus, Wisma Perdamaian, DP Mall, dan kantor pemerintahan terdekat.

Agenda lain yang juga diperkirakan akan menyedot animo masyarakat adalah kegiatan Semarang Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang rencananya akan diselenggarakan pada Jumat (3/5) malam di Halaman Balaikota. Ribuan syekher mania juga diperkirakan akan memadati venue. Hendi berharap kegiatan doa dan sholawat ini akan semakin memberikan iklim sejuk dan kondusif bagi Kota Semarang ke depannya.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed