DetikNews
Jumat 26 April 2019, 20:34 WIB

Mulai Surut, Sampah Akibat Banjir di Kampung Pulo Mulai Dibersihkan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Mulai Surut, Sampah Akibat Banjir di Kampung Pulo Mulai Dibersihkan Petugas membersihkan sampah yang berserakan akibat banjir di Kampung Pulo, Jakarta Timur. (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Air yang membanjiri wilayah Kampung Pulo mulai surut. Sampah yang berserakan mulai dibersihkan.

Pantauan di lokasi, Jumat (26/4/2019), warga dan petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur mulai membersihkan sampah. Di beberapa bagian Kampung Pulo, warga sudah mengepel lantai rumah dari lumpur.

Banjir yang sempat setinggi sekitar 1 meter kini hanya sekitar 30-50 cm. Warga masih mendiami rumah yang dibangun dua atau tiga lantai.


Beberapa mobil pompa masih beroperasi di Kampung Pulo. Pompa masih menyedot air untuk dibuang ke Sungai Ciliwung.

Salah seorang warga bernama Minah (34) berharap debit air Sungai Ciliwung tidak lagi naik. Dengan begitu, air benar-benar bisa surut pada malam ini.


"Kalau kayak gini semoga bisa cepat surut. Masih khawatir kalau-kalau ada hujan gede atau kiriman lagi," ucap Minah di lokasi.

Banjir yang terjadi di Jakarta mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 2.258 jiwa mengungsi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan waduk adalah solusi mencegah banjir. Anies akan mengusulkan untuk menambah jumlah waduk di antara Jakarta dan Bogor.

"Mau tidak mau harus membuat waduk karena bicaranya tentang volume air yang besar sekali. Jadi tidak cukup kalau kita hanya menangani di sini. Apa pun yang kita tangani di sini kalau volume airnya besar sekali dari sana, datangnya bersamaan akan selalu menimbulkan limpahan air," kata Anies di Manggarai, Jakarta Selatan, sore ini.
(aik/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed