DetikNews
Jumat 26 April 2019, 13:03 WIB

Walkot Jaksel soal Banjir: Mau Nggak Mau, Warga Bantaran Kali Harus Pindah

Farih Maulana Sidik - detikNews
Walkot Jaksel soal Banjir: Mau Nggak Mau, Warga Bantaran Kali Harus Pindah Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali (baju merah marun) meninjau lokasi banjir di Pejaten Timur, Jakarta Selatan. (Farih/detikcom)
Jakarta - Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matuli mengatakan banjir yang terjadi hari ini disebabkan oleh debit air yang besar. Salah satu solusi masalah ini adalah warga di bantaran kali pindah.

"Ini bukan mengurangi dampak banjir atau apa pun. Ini memang debit air yang besar sekali, dan orang yang berada di pinggir Kali Ciliwung udah paham sekali. Satu satunya cara memang memindahkan orang yang berada di lintasan air ke tempat lain," kata Marullah saat meninjau banjir di RT 05 RW 08, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).


Marullah mengatakan proses pembebasan lahan terus dilakukan. Seperti di wilayah Pejaten Timur ini, sudah ada beberapa bidang yang telah dibayar pemerintah.

"Sekarang sedang dilakukan pembebasan pembebasan lahan. Jadi mau nggak mau orang yang berada di lintasan air itu harus ngalah, dia harus pindahnya tempat lain. Seperti di sini ada beberapa bidang yang sebenarnya udah dibayar oleh pemerintah, tinggal nanti nunggu beberapa tetangganya belum selesai dibuat pada peta bidangnya habis itu dibayar oleh Dinas Sumber Daya Air. Mudah-mudahan mereka bisa pindah dan ini bisa kita tata menjadi bantaran kali," ujarnya.

Marullah mengatakan pembebasan lahan masih terus berjalan. Marullah menegaskan pembebasan lahan bukan hal yang mudah.

"Tahun ini ada programnya, dan terus kita jalankan. Soal pembebasan lahan ini bukan soal yang mudah. Ada masalah teknis, administrasi yang mesti diselesaikan. Kadang-kadang ada tanah yang nggak jelas pemiliknya, kadang-kadang pemiliknya bersengketa. Ada 1.600 bidang di kelurahan ini," ujarnya.


Marullah menyampaikan, pemerintah sedang melakukan naturalisasi kali. Dia meminta warga mendukung program ini.

"Imbauannya yang pertama ini pemerintah sekarang sedang melakukan yang namanya naturalisasi kali. Dukungan dari masyarakat akan sangat baik sekali untuk pemerintah. Juga jangan buang sampah sembarangan, terutama di saluran air seperti ini," tuturnya.



Simak Juga 'Banjir Setinggi 2 Meter Terjang Pasar Minggu':

[Gambas:Video 20detik]


(idh/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed