Anggota Tewas Dihajar, FBR 'Salahkan' Diskotek Liar

Round-Up

Anggota Tewas Dihajar, FBR 'Salahkan' Diskotek Liar

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 25 Apr 2019 22:05 WIB
Foto: Ketum FBR Luthfi Hakim (Rolando/detikcom)
Foto: Ketum FBR Luthfi Hakim (Rolando/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) Luthfi Hakim meminta Pemprov DKI Jakarta menertibkan diskotek liar pascapenyerangan posko yang menewaskan 1 aggotanya di Daan Mogot. Luthfi menilai minuman keras yang disediakan di tempat hiburan malam memberikan dampak kemudaratan.

"Saya kira ini 'kan kejadian yang salah sasaran, bukan bentrok. Maka kami meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menertibkan tempat-tempat hiburan malam yang liar, yang di dalamnya ada banyak minuman keras yang pada akhirnya bisa membahayakan pengunjung dan warga sekitar yang diakibatkan pengunjung yang mabuk itu," jelas Luthfi kepada wartawan di Hotel Twin Plaza, Jakarta Barat, Kamis (25/4/2019).

Penyerangan terjadi pada Selasa (23/4) dini hari di Jalan Daan Mogot 1, Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat. Saat itu, korban sedang duduk-duduk di posko FBR yang lokasinya tidak jauh dari diskotek, tempat keributan bermula.

Polisi menyebut para pelaku dalam keadaan mabuk. Setelah kejadian di dalam diskotek, para pelaku keluar dan menyerang 3 korban secara membabi buta.

Sementara Luthfi mengaku tidak mengetahui akar permasalahan kejadian itu. Ia menyebutkan bahwa anggota FBR yang diserang adalah korban salah sasaran.

"Kalau saya tidak tahu, karena kita 'kan korban dan ini bukan bentrok FBR dengan pihak yang lain. Tapi, FBR adalah korban salah sasaran," ujarnya.




Selanjutnya
Halaman
1 2