DetikNews
Kamis 25 April 2019, 16:45 WIB

Fadli Zon Usul Pansus Kecurangan Pemilu, Bawaslu: Nanti Kompetisi Mengadili

Eva Safitri - detikNews
Fadli Zon Usul Pansus Kecurangan Pemilu, Bawaslu: Nanti Kompetisi Mengadili Foto: Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja. (Zunita-detikcom)
Jakarta - Bawaslu menanggapi usulan Wakil Ketua DPR Fadli Zon untuk membentuk panitia khusus kecurangan pemilu 2019. Bawaslu menilai pembentukan pansus kecurangan itu tidak diperlukan.

"Kan dalam undang-undang sudah disahkan kepada Bawaslu hal tersebut. Ya agak sulit lah, masa nanti berkompetisi mengadili," ujar Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja, ketika dihubungi, Kamis (25/4/2019).



Rahmat mengatakan penanganan terkait kecurangan pemilu merupakan kewenangan Bawaslu. Menurut Rahmat, Bawaslu juga merupakan bentukan DPR.

"Mengenai kecurangan pemilu kan sudah ada ininya, pelanggaran administrasi, hukum kan sudah ada bawaslu, yang membuat bawaslu kan DPR juga," ucapnya.



Dia menyarankan pihak yang menemukan pelanggaran untuk segera melapor ke Bawaslu. Rahmat menegaskan Bawaslu siap menuntaskan masalah yang terjadi di Pemilu 2019.

"Ya kalo ada pelanggaran silakan aja lapor Bawaslu," paparnya.



Sebelumnya Fadli mengatakan kalau kecurangan di pemilu kali ini sangat terstruktur, sistematik, masif, dan brutal (TSMB). Oleh sebab itu, ia mengusulkan untuk membentuk pansus kecurangan pemilu ke DPR.

"Saya kira nanti perlu dibentuk pansus kecurangan ini. Saya akan mengusulkan meski ini akhir periode. Kalau misalnya teman-teman itu menyetujui, akan bagus untuk evaluasi ke depan. Karena kecurangan ini cukup masif, terstruktur, dan brutal. Mulai pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2019).
(eva/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed