DetikNews
Kamis 25 April 2019, 13:50 WIB

Bripka Roma Meninggal, Total Ada 16 Anggota Polri Gugur Saat Pengamanan Pemilu

Farih Maulana Sidik - detikNews
Bripka Roma Meninggal, Total Ada 16 Anggota Polri Gugur Saat Pengamanan Pemilu Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta - Data terbaru Mabes Polri, total ada 16 orang personel yang gugur terkait tugas mengamankan jalannya Pemilu 2019. Personel terakhir yang dikabarkan meninggal adalah Bripka Roma.

"Sampai dengan hari ini ada 16 orang, satu lagi yang gugur pagi tadi jam 05.30 atas nama Bripka Roma, gugur di Riau. Yang bersangkutan kelelahan setelah pengamanan di PPK, kemudian mau kembali untuk mengecek beberapa logistik di PPK kecelakaan tunggal. Jadi pada saat yang bersangkutan kembali, karena kelelahan langsung jatuh mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).


Dedi mengatakan, Polri berdukacita. Kepada Bripka Roma, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

"Semuanya, dari 16 anggota Polri yang gugur langsung mendapat penghargaan berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi," ujar Dedi.

Dedi mengatakan, gugurnya anggota Polri yang meninggal saat bertugas dalam pengamanan Pemilu mengalami peningkatan signifikan. Di 2014 dalam catatan Polri ada 8 orang personel yang gugur. Dia menilai ini terkait dengan durasi tugas yang terlalu lama.


"Karena durasi waktu lama, dari dia persiapan berangkat, persiapan pengamanan di TPS, kemudian juga mengamankan langsung di penghitungan suara, kemudian pengamanan dan pengawalan surat suara," ucapnya.

Dia memastikan persoalan ini akan menjadi evaluasi bagi Polri, baik saat ini, maupun pada pelaksanaan Pemilu di masa mendatang.

"Evaluasi dari Asisten Sumber Daya Manusia Polri sudah memberikan TR berupa arahan agar betul-betul khususnya anggota Polri yang melaksanakan tugas pengamanan di PPK saat ini maupun nanti mengawal logistik Pemilu dari PPK menuju KPUD di tingkat kabupaten, itu harus betul-betul fhif-nya secara bergantian diatur waktunya. Kemudian waktu-waktu istirahatnya juga harus diperhatikan. Kemudian dari seluruh Divisi Dokkes yang ada di polda-polda untuk memberi tambahan asupan vitamin dalam rangka untuk terus menjaga stamina anggota," jelasnya.


Simak Juga Video KPU: Pemilu Serentak Cukup Sekali Saja

[Gambas:Video 20detik]


(hri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed