DetikNews
Rabu 24 April 2019, 22:00 WIB

Ditabrak Mobil, Ketua KPPS di Kuta Bali Meninggal Dunia

Aditya Mardiastuti - detikNews
Ditabrak Mobil, Ketua KPPS di Kuta Bali Meninggal Dunia Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Denpasar - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 11 Banjar Temacun, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, I Putu Rudi Artawan (37) meninggal dunia. Rudi meninggal karena ditabrak mobil dari belakang.

"Iya, meninggal karena kecelakaan kemarin pagi. Ditabrak mobil dari belakang saat naik motor katanya," kata komisioner KPU Bali Gede Jhon Darmawan ketika dihubungi di Denpasar, Bali, Rabu (24/4/2019).

Jhon mengatakan Rudi meninggal saat akan melaksanakan upacara adat di banjarnya. Dia juga mengapresiasi etos kerja Rudi dalam pelaksanaan Pemilu 2019 ini.



"Kita tadi melayat karena yang bersangkutan KPPS. Jadi kita mengucapkan terima kasih kepada keluarga almarhum karena ternyata keluarga besarnya petugas KPPS. Kita mengucapkan berbelasungkawa atas musibah yang diterima," jelas Jhon.

Dia mengatakan ada lima anggota keluarga Rudi yang ikut terlibat aktif menjadi anggota KPPS di Banjar Temacun, Kuta. Apalagi Rudi dikenal aktif dalam pelaksanaan pemilu.

"Saya cek ada lima anggota keluarga dia yang jadi petugas KPPS, di banjar dia. Sepupu-sepupunya, adiknya, omnya, pamannya, itu KPPS semua. Almarhum ini dari awal sudah aktif, dari proses pemilu dia sudah jadi KPPS. Anggota aktif dalam pelaksanaan pemilu," tuturnya.



Jhon menyebut Rudi merupakan salah satu pejuang demokrasi. Sebab, Rudi turut berperan menyelenggarakan pesta demokrasi pemilihan presiden.

"Siapa pun yang meninggal dalam proses maupun pascapemilu, selama ini dia kan sudah berkorban. Ini kan kepala negara nih sudah menghabiskan 24 jam, itu kan pejuang demokrasi. Kita berikanlah gelar pejuang demokrasi," ujarnya.

Rudi meninggalkan seorang istri dan empat anak yang masih berusia sekolah. Jhon mengatakan pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan kepada Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.

"Kita sedang mengajukan ke Bupati Badung untuk memberikan beasiswa sekolah kepada empat anaknya yang sekarang masih SD dan balita, masih kecil, umur 2 atau 3 tahun. Saya minta Bupati Badung memberikan perhatian dan kalau bisa memberikan beasiswa," pungkasnya.
(ams/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed