DetikNews
Rabu 24 April 2019, 18:41 WIB

KPU: Bukan 13 Juta, Pemilih Disabilitas Mental Hanya 54.295 Orang

Indah Mutiara Kami - detikNews
KPU: Bukan 13 Juta, Pemilih Disabilitas Mental Hanya 54.295 Orang Gedung KPU (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - KPU meluruskan isu hoax yang menyebut ada '13 juta pemilih gila' saat Pemilu 2019. Yang benar, ada 54.295 pemilih dengan disabilitas grahita/mental.

Informasi ini disampaikan Komisioner KPU, Pramono Ubaid, untuk menjawab cuitan ustaz Haikal Hassan di Twitter. Pramono menegaskan tidak ada 'pemilih gila', yang ada ialah pemilih dengan gangguan jiwa atau gangguan ingatan bisa mencoblos berdasarkan putusan MK.

"Mohon maaf, Pak @haikal_hassan. Pemilih 'gila' itu hoax. Yang benar, sesuai Putusan MK 135/2015 adalah pemilih dengan 'gangguan jiwa/ingatan'. Gila hanya salah satu jenisnya," kata Pramono lewat Twitter, Rabu (24/4/2019).




Haikal Hassan sebelumnya mempertanyakan cuitan Haikal Hassan 'Katanya org gila nyoblos ada 13juta'. Pramono menegaskan jumlah pemilih disabilitas grahita dan mental tidak sebanyak itu.

"Lagipula angkanya juga hoax. Dulu 14 juta. Sekarang didiskon jadi 13 juta. Yang benar hanya 54.295. Demikian," jawab Pramono.

Pramono juga mengunggah dua grafis dari KPU soal pemilih disabilitas. Berdasarkan data KPU, pemilih disabilitas di DPT Pemilu 2019 sebanyak 363.200 atau 0,191% dari DPT.



Sebanyak 0,029% pemilih adalah pemilih disabilitas grahita dan mental. Jumlahnya 54.295 orang. Data ini sekaligus menepis hoax yang menyebutkan pemilih disabilitas grahita dan mental mencapai 14 juta orang.
(imk/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed