detikNews
Rabu 24 April 2019, 14:29 WIB

PPP Minta Maaf ke Warga Solok, Caleg Diduga Cabuli Anak Kandung Dipecat

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
PPP Minta Maaf ke Warga Solok, Caleg Diduga Cabuli Anak Kandung Dipecat Foto: Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta maaf kepada warga Solok, Sumatera Barat, atas kelakuan oknum caleg mereka berinisial E yang diduga mencabuli putri kandung. PPP segera memecat E.

"Kami akan melakukan pemberhentian karena PPP tidak menolerir kasus-kasus seperti ini," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi atau Awiek kepada wartawan, Rabu (24/4/2019).


Awiek mengatakan E merupakan orang baru di PPP. Meski demikian, PPP tetap bakal menerapkan tindakan disiplin organisasi dan mereka sekali lagi meminta maaf atas kelakuan E.

"Dan yang bersangkutan orang baru di PPP, masuk PPP ketika daftar caleg, pada 2014 yang bersangkutan masih jadi caleg dari parpol lain. Namun demikian, secara organisasi kami akan menerapkan tindakan disiplin organisasi," ucap Awiek.

"Kami mohon maaf khususnya kepada warga Solok atas perilaku yang bersangkutan yang telah mencemarkan nama baik PPP," imbuh anggota DPR itu.

Terpisah, Waketum PPP Arwani Thomafi menegaskan mereka mendukung langkah kepolisian terhadap EE. "PPP selalu mendukung langkah polisi untuk tindak tegas kejahatan amoral kesusilaan," tegas Arwani.


Kapolres Solok Kota AKBP Donny Setiawan mengatakan E ditangkap di kediamannya di Kota Solok, Sumatera Barat, Rabu (24/4). Tersangka juga sudah ditahan. Donny mengatakan E dilaporkan sejak 12 April lalu. Namun baru ditangkap setelah pemilu usai.

Pada Pemilu 2019 ini, lanjut Donny, E tercatat sebagai Caleg dari PPP untuk DPRD Kota Solok. Tersangka dijerat dengan UU tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

"Yang bersangkutan tercatat sebagai caleg dari PPP," ujar Donny.

"Ancaman hukuman itu masih bisa ditambah karena dilakukan tersangka yang merupakan orang tua kandungnya sendiri," terang Donny.


Simak Juga "Caleg PPP Ini Ngaku Pernah Ditawari Beli Suara di Malaysia":

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed