DetikNews
Selasa 23 April 2019, 18:40 WIB

Gudang Kotak Suara Terbakar di Sumbar, Bawaslu Tunggu KPU soal Form C1

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Gudang Kotak Suara Terbakar di Sumbar, Bawaslu Tunggu KPU soal Form C1 Foto: Komisioner Bawaslu, Fritz Edward Siregar. (Eva-detikcom)
Jakarta - Bawaslu menunggu keputusan KPU terkait kasus kebakaran gudang kotak suara di Sumatera Barat. Keputusan itu berkaitan dengan apakah KPU bisa menggunakan form C1 yang dibawa para petugas atau harus memiliki surat suara asli hasil pencoblosan.

"Tinggal sekarang kesepakatan kami sedang menunggu rekom (rekomendasi) daripada KPU-nya, apakah dapat mempergunakan form C1 yang dipegang oleh para saksi dan oleh para KPPS, dan juga dipegang oleh pengawas TPS," kata anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).

"Itu kan dokumen tersebut sudah ada kira-kira, tapi kan yang surat suara asli kan ada di dalam kotak. Itu yang hilang, itu yang hangus, termasuk juga form-form," imbuhnya.


Fritz mengatakan form yang dimaksud sudah ada di tangan para saksi dan juga para petugas TPS. Fritz masih menunggu keputusan KPU apakah bersedia menggunakan form C1 yang dimiliki petugas ataukah harus melaksanakan pemungutan suara ulang.

"Apakah mereka bersedia untuk dapat mempergunakan form yang ada atau akan dilakukan pemungutan suara ulang, kita masih menunggu hasil bagaimana rapat antara KPU dan Bawaslu serta partai politik di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat," jelasnya.

Sebelumnya, gudang penyimpanan kotak suara untuk Pemilu 2019 yang digunakan sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dilalap api. Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Senin (22/4) dini hari.

Di dalam gudang itu terdapat 785 kotak suara yang berasal dari 157 tempat pemungutan suara (TPS), tetapi kabar terakhir menyebutkan bila yang terbakar sebanyak 19 kotak suara.

Komisioner KPUD Kabupaten Pesisir Selatan, Medo Patria, mengaku masih terus menginventarisasi kondisi kotak lainnya. Sedangkan untuk 19 kotak suara yang terbakar, menurutnya, ada yang rusak di bagian luar dan ada yang sampai menghancurkan keseluruhan isinya.


Kotak suara yang terbakar itu disebut Medo ada yang menyimpan surat suara Pilpres, ada pula yang untuk Pileg. Menurut Medo, Bawaslu setempat akan menggelar rapat dengan kepolisian untuk menindaklanjuti peristiwa itu.


Saksikan juga video 'Gudang Kotak Suara Terbakar, KPU: Serahkan ke Polisi':

[Gambas:Video 20detik]


(azr/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed