DetikNews
Senin 22 April 2019, 22:48 WIB

Jokowi Raih 90% di Bali Versi QC, Relawan Potong Tumpeng dan Joget Bumbung

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jokowi Raih 90% di Bali Versi QC, Relawan Potong Tumpeng dan Joget Bumbung Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin di Bali menggelar syukuran. (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Bali - Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin di Bali menggelar syukuran terkait perolehan hasil 90 persen versi quick count paslon 01 di Pulau Dewata. Para relawan ini merayakannya dengan potong tumpeng dan berjoget.

"Kami semeton Jokowi syukuran atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin pasangan 01 dalam kemenangan quick count 92,25 persen. Itu adalah kejutan luar biasa bagi kami karena Bali mempercayakan nasibnya kepada Jokowi dan itu hampir rata 90 persen. Karena itu, kami merasa patut untuk menggelar syukuran," kata Ketua Semeton Bali IG Agung Putri Astrid Kartika di Sidakarya, Denpasar, Bali, Senin (22/4/2019).



Astrid menyampaikan hal tersebut di acara 'Pilpres 2019 Berlangsung Aman dan Damai, Jokowi-Ma'ruf Amin Berjaya di Bali 92,53%'. Astrid menuturkan awalnya dia tak menyangka dengan perolehan hasil quick count Jokowi di Bali. Sebab, target awal Jokowi-Ma'ruf Amin hanya meraih 80 persen suara, tapi akhirnya berbuah manis saat hasil quick count pilpres diumumkan.

"Kami awalnya mengira persentase kemenangan 80 persen, tapi ternyata dalam proses kampanye-kampanye Jokowi sanggup meraih suara milenial, swing voters, atau orang yang awalnya ragu-ragu memilih kemudian menjadi semakin yakin," ucapnya.

Selain itu, dia bersyukur atasperolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin secara nasional. Meski baru hasil quick count, dia optimistis perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin tak akan terpaut jauh.

Acara ini dimulai dengan doa bersama dilanjutkan dengan potong tumpeng. Tak ketinggalan ada juga joget bumbung yang memeriahkan acara.



Joget bumbung ini ditarikan oleh dua penari bergantian. Masing-masing penari mengajak para relawan pria untuk berjoget bersama. Keduanya lalu berjoget mengikuti iringan musik. Astrid mengatakan joget bumbung ini sengaja dimainkan untuk menghibur semeton Jokowi.

"Karena joget bumbung ini dekat dengan masyarakat dan kami ingin kemenangan bukan dirasakan di elite, tapi di masyarakat," tuturnya.
(ams/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed