DetikNews
Minggu 21 April 2019, 15:57 WIB

Polisi Pastikan Kebakaran di Bandara Ngurah Rai karena Korsleting Listrik

Aditya Mardiastuti - detikNews
Polisi Pastikan Kebakaran di Bandara Ngurah Rai karena Korsleting Listrik Jumpa pers Polrestas Denpasar terkait kebakaran Bandara Ngurah Rai, Bali. (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Bali - Tim Labfor Polri telah selesai melakukan identifikasi penyebab kebakaran di Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Api diketahui berasal dari ruang panel listrik di lantai satu Terminal Domestik.

"Jumat malam kita bersama Kepala Labfor dan Inafis dan Polsek, kita lakukan olah TKP awal. Kita kasih police line karena situasi masih panas di panel tersebut. Pada Sabtu (20/4) sekitar pukul 09.00 Wita, Kepala Labfor Mabes Polri cabang Denpasar melakukan olah TKP bersama Polresta Denpasar dan hasil olah TKP akan kita sampaikan bahwa hasilnya, analisis pertama, lokasi api pertama kebakaran berada di ruang panel, tepatnya pada panel room 102 atau tepatnya pada PPG 1.2," kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan di Gedung Wisti Sabha Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (21/4/2019).




Ruddi mengatakan, karena kegagalan di miniatur circuit breaker (MCB) itulah mulai muncul percikan api. Api itu lalu merembet di atas panel room ruangan Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai.

"Analisis terjadinya api pertama kebakaran kegagalan MCB pada PPG 1.2 atau panel room 102 yang berada di ruangan panel sehingga terjadi akumulasi panas pada kawat terminal. MCB kawat meleleh dan terjadi hubungan pendek arus listrik disertai percikan bunga api listrik yang membakar MCB dan kabel instalasi. Kemudian api merambat di atas panel room MR 102, plafon ruang check in domestik atau non-Garuda, ruang pemeriksaan X-ray domestik, dan ruang ATM center," urainya.

"Jadi penyebab terjadinya api kebakaran hubungan pendek arus listrik di terminal MCB pada fase R. Itu hasil dari pemeriksaan Labfor Mabes Polri cabang Denpasar," sambung Ruddi.

Di lokasi yang sama, Kalabfor Mabes Polri Cabang Denpasar Kombes Nyoman Sukena mengatakan analisis itu dilakukan setelah melalui pemeriksaan dan olah TKP selama 4 jam. Dia memastikan kebakaran di area Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai akibat korsleting.

"Setelah menemukan lokasi api pertama, kami mencari penyebab api dari mana. Ternyata kami melihat dari MCB pada PPG panel 1-2, di sana ada beberapa panel, yang ditemukan bermasalah pada PPG 1.2 penerangan. Dari semua analisis urut kabel, kami telusuri, makanya dapat disimpulkan penyebab terjadinya api pertama sama kebakaran hubungan singkat listrik atau short circuit MCB fase r. Jadi fotonya ada, sudah kami cek semua sehingga bisa dipastikan ini masalah listrik, hubungan singkat atau short circuit," papar Nyoman.




Kebakaran di area Terminal Domestik ini terjadi Jumat (19/4) pukul 16.50 Wita dan padam pukul 17.20 Wita. Saat ini counter check in di Terminal Domestik beroperasi sebagian, sementara sisanya dialihkan ke Terminal Keberangkatan Internasional.

Maskapai yang dialihkan untuk check in di Terminal Internasional adalah maskapai AirAsia dan Lion Air Group. Pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai menargetkan kegiatan operasional counter check in di Terminal Domestik normal pada Selasa (23/4).
(ams/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed