DetikNews
2019/04/21 05:31:02 WIB

Round-Up

Nestapa Pemilu Serentak, Banyak Anggota KPPS Meninggal Kelelahan

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2
Nestapa Pemilu Serentak, Banyak Anggota KPPS Meninggal Kelelahan Suasana di TPS (Foto: Pradita Utama-detikcom)


Selain itu ada 7 petugas TPS yang kelelahan dan harus dirawat di rumah sakit. Ada 3 orang orang mengalami keguguran, yaitu di Klaten atas nama Wiwid Wijayanti yang merupakan Anggota PPK Jatinom dan sedang hamil 6 bulan kemudian di Kebumen ada 2 anggota KPPS yang keguguran, yaitu Umi Rojanah dan Siti Mungawanah.

Ketua KPPS di Pekanbaru, Edirson, disebut mengalami stroke karena diduga kelelahan saat bekerja pada hari pemungutan suara. Kisah pilu juga harus dialami Sri Utami (30), anggota KPPS dari TPS 1 Desa Lalonggotomi, Pondidaha, Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sri, yang tengah mengandung, keguguran setelah bertugas sebagai KPPS semalam suntuk.

Selain petugas KPPS, anggota Polri juga ada yang meninggal dunia saat menjalankan tugas mengawal Pemilu. Hingga Jumat (19/4) sore, tercata ada 10 anggota Polri yang meninggal saat tugas mengamankan Pemilu, termasuk Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Syaiful Zachri.



KPU pun telah menyampaikan keprihatinan karena petugas KPPS ada yang meninggal dunia dan sakit saat menjalankan tugas. KPU memastikan akan memberikan santunan kepada mereka.

"Menurut kami mereka (petugas KPPS) pahlawan demokrasi yang kemudian nanti akan berikan penghargaan kepada mereka semua. Ya bisa nanti orang sakit kita beri santunan, orang meninggal juga kita santuni," kata Komisioner KPU Ilham Saputra, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/4).

Ketua KPU Arief BudimanKetua KPU Arief Budiman (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pihaknya bakal melakukan evaluasi agar kejadian ini tak terulang lagi. Dia menyebut beban kerja yang berat menjadi pemicu kelelahan hingga menyebabkan sejumlah petugas meninggal saat pelaksanaan Pemilu.

"Ya nanti kita evaluasi," kata Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019).

"Memang pekerjaannya berat, memang pekerjaannya banyak, maka ya orang sangat mungkin kelelahan dalam menjalankan tugas," sambungnya.

Arief mengatakan, sejak awal menyusun anggaran, KPU sebenarnya mengupayakan agar petugas KPPS bisa mendapatkan asuransi. Namun menurutnya karena sejumlah hal, keinginan tersebut belum bisa terwujud. Meski demikian, pihaknya telah mengusulkan agar mereka yang meninggal saat bertugas mendapat santunan.
(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +