DetikNews
Sabtu 20 April 2019, 15:03 WIB

Quick Count LSI Denny JA 100%: Jokowi 55,71% Prabowo 44,29%

Herianto Batubara - detikNews
Quick Count LSI Denny JA 100%: Jokowi 55,71% Prabowo 44,29% Rilis Hasil Survei Pilpres 2019 LSI Denny JA (Foto: 20Detik)
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA merilis hasil final quick count atau hitung cepat Pilpres 2019. Hasilnya, capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Malam hari tanggal 19 April 2019, data TPS dari pegunungan Papua masuk ke dalam sistem quick count LSI Denny JA. Apa daya, kami harus menunggu TPS di pegunungan Papua karena secara random TPS itu terpilih," ujar pendiri LSI, Denny JA, dalam keterangan resmi, Sabtu (20/4/2019).


Adapun hasil quick count final LSI Denny JA adalah sebagai berikut:
01. Jokowi-Ma'ruf: 55,71%
02. Prabowo-Sandi: 44,29%

Denny JA mengatakan kemenangan Jokowi itu bisa disebut kemenangan telak karena selisih dua digit, di atas 10 persen. Selisih kemenangan Jokowi atas Prabowo di Pemilu 2019 ini melampaui selisih kemenangan Jokowi atas Prabowo pada Pemilu 2014.


LSI Denny JA juga mengumumkan tingkat golput sangat rendah, hanya 19,24%. Ini adalah tingkat golput terendah dalam sejarah pilpres di era reformasi. Sebelumnya, pada Pilpres 2004, 2009, dan 2014, angka golput sebesar 25-30%. Denny JA mengatakan pertarungan sengit dua kubu presiden berhasil memobilisasi pemilih untuk datang ke TPS.

LSI Denny JA juga mengumumkan Jokowi menang di 20 provinsi, sedangkan prabowo menang di 14 provinsi. Kemenangan penting Jokowi terjadi di provinsi besar, Jawa Timur dan Tengah. Sedangkan kemenangan penting Prabowo terjadi di provinsi besar Jawa Barat.

Denny JA menegaskan ini adalah hasil quick count. Dia mengingatkan bahwa nantinya hasil akhir ada di Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU sendiri secara resmi baru mengumumkan hasil real count pada 22 Mei 2019.

"LSI Denny JA sudah melakukan 200 quick count. Alhamdulillah belum pernah sekalipun berbeda dengan hasil KPU soal pemenang pemilu," ujar Denny JA.

Quick count atau hitung cepat adalah metode verifikasi hasil pemilihan umum yang dilakukan dengan menghitung persentase hasil pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) yang dijadikan sampel. Hasil quick count ini merupakan hasil sementara. Hingga saat ini, data terbaru masih masuk ke lembaga survei yang mengadakan quick count.

Data quick count bukan hasil resmi Pilpres 2019. Hasil resmi pemilu menunggu penghitungan suara secara manual dari KPU.


Saksikan juga video 'Pro Kontra Quick Count':

[Gambas:Video 20detik]


(hri/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed