DetikNews
Sabtu 20 April 2019, 13:14 WIB

Setuju Setop Klaim Kemenangan, BPN: Tak Semua Lembaga Survei Benar

Tsarina Maharani - detikNews
Setuju Setop Klaim Kemenangan, BPN: Tak Semua Lembaga Survei Benar Saleh Daulay (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno setuju dengan imbauan KPU agar kedua tim capres-cawapres menghentikan klaim kemenangan Pilpres 2019. Alasannya, BPN menilai sejumlah lembaga survei merilis hasil yang terkesan menggiring opini publik.

"Imbauan KPU untuk menghentikan klaim kemenangan perlu diapresiasi. Terutama yang melibatkan lembaga survei lewat rilis-rilis yang dikeluarkan beberapa hari terakhir ini. Pasalnya, lembaga-lembaga survei itu tidak semuanya diyakini benar. Bahkan, ada yang berasumsi mereka sedang melakukan penggiringan opini," kata juru debat BPN, Saleh Daulay, kepada wartawan, Sabtu (20/4/2019).


Saleh pun mendukung agar lembaga survei berhenti mengeluarkan prediksi perolehan suara Pilpres 2019. Menurut dia, hal ini juga demi menyejukkan para pendukung masing-masing paslon.

"Tentu sangat bijak jika klaim dan prediksi lembaga-lembaga survey itu dihentikan. Biarlah prediksi itu menjadi konsumsi internal masing-masing pasangan calon. Biarkan semua pihak menunggu penghitungan resmi berjenjang yang dilakukan KPU," ujarnya.


Dia kemudian mencontohkan soal prediksi lembaga survei nasional yang sempat menyatakan PAN tidak lolos ke Senayan. Saleh mengatakan prediksi tersebut terbukti meleset.

"Soal melesetnya prediksi lembaga survei sangat sering terjadi. Tidak usah jauh-jauh. Ambil saja contoh prediksi lembaga-lembaga survei itu pada perolehan PAN di Pileg 2019. Sebelum pileg, hampir semua lembaga survei itu memprediksi PAN tidak aman dan belum tentu lolos ke Senayan. Prediksinya hanya sekitar 2 persen," kata Saleh.

"Faktanya, setelah pileg, prediksi itu jauh meleset. Mereka juga yang mempublikasikan hasilnya. Mereka bahkan menyebut bahwa PAN akan memperoleh suara pada kisaran 6,5 sampai 7 persen," imbuh dia.


Sebelumnya, KPU meminta para capres-cawapres tak lagi mengklaim kemenangan Pilpres 2019. KPU meminta semua pihak menunggu penghitungan resmi.

"Saya kira klaim dari pihak masing-masing kan tentu ditolak oleh pihak yang lain, gitu ya. Karena ini wajar, ini adalah kontestasi politik, KPU sangat menyadari itu, karena itu KPU menyediakan publikasi mengenai hasil penghitungan suara agar sudahlah klaim-klaim dari masing-masing pihak itu disudahi, silakan menunggu proses penghitungan yang dilakukan oleh KPU," ujar komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi kepada wartawan, Jumat (19/4).
(tsa/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed