DetikNews
2019/04/19 23:30:59 WIB

Round-Up

Para Pahlawan Pengawal Kotak Suara

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2
Para Pahlawan Pengawal Kotak Suara Foto: Para petugas Berjibaku antar kotak suara (Bakrie-detikcom)


Di Jawa Barat, pengorbanan para petugas harus dibayar dengan nyawa. Ada 10 petugas yang meninggal dunia. Dari laporan yang diterima KPU, 10 orang petugas KPPS yang meninggal itu berasal dari lima kabupaten-kota yaitu Pangandaran, Garut, Tasikmalaya, Purwakarta dan Ciamis.

Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok, mengatakan, sebagian besar petugas itu meninggal akibat terkena serangan jantung dan kelelahan. Kejadian ini, lanjut dia, akan menjadi bahan evaluasi pihaknya ke depan.

"Hampir semuanya ada serangan jantung karena faktor kelelahan. Ada juga meninggal setelah menerima laporan surat suara kurang ini mungkin stres (jadi beban pikiran). Kami terima laporan ini mungkin jadi bahan evaluasi," tutur Rifqi.



Di Sulawesi Selatan, 2 petugas dianiaya oleh warganya. Diduga, 2 petugas KPPS itu dianiaya karena warga yang tak bisa mencoblos.

"Ada dua laporan yang kami terima korban penganiayaan satu dari TPS 1 Kelurahan Rengoli, Kota Palopo disiram tindak wajahnya dan disundut rokok oleh pemilih. Kemudian yang kedua dipukul oleh pemukul ini korbannya adalah ketua KPPS TPS 4 Kelurahan Desa Bonepute, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur," kata Komisioner Bidang Humas KPU Sulsel, Uslimin, saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jumat (19/4/2019).



Di NTT, Brigjen Syaiful Zachri meninggal dunia saat bertugas mengamankan Pemilu 2019. Kala itu, dia dan rombongannya mendaki menuju puncak bukit di Pulau Kelor, dalam perjalanan menuju puncak rombongan sempat bersitirahat satu kali.

Namun almarhum mengeluh sesak nafas dan sempat dilarikan ke RS Siloam Labuan Bajo. Syaiful meninggal di RS Siloam Labuan Bajo, NTT pada pukul 11.40 WITA.



(rvk/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed