DetikNews
Jumat 19 April 2019, 04:30 WIB

Polisi Tembak Pembunuh Wanita yang Ditemukan Tewas di Hotel Makassar

Reinhard - detikNews
Polisi Tembak Pembunuh Wanita yang Ditemukan Tewas di Hotel Makassar Foto: Ari Saputra
Makassar - Polisi menangkap pelaku pembunuhan wanita muda bernama Rosalina Komala Sari di wisma kota Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi terpaksa menembak lantaran pelaku melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

"Saat dilakukan pengembangan kasus mencari barang bukti pelaku berusaha melarikan diri dan melawan anggota, hingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indriatmoko pada Jumat (19/4/2019).




Pelaku yang diketahui bernama Indra Anugrah Saputra (20) dibekuk Tim Resmob Polda Sulsel bersama Jatanras Polrestabes Makassar di salah satu rumah di Jalan Galangan Kapal, Makassar, Jumat (19/4) dini hari. Dari hasil interogasi pelaku mengaku nekat membunuh Rosalina karena tersinggung dengan perkataan korban.

"Pelaku tersinggung dengan ucapan korban saat berada di dalam kamar wisma," ucap AKBP Indriatmoko.

Selain membekuk pelaku, polisi juga turut menyita beberapa barang bukti. Barang bukti yang disita salah satunya telepon genggam korban.

"Kami sita HP dan motor korban, kemudian HP pelaku," jelas Indriatmoko.




Sebelumnya, seorang perempuan muda bernama Roslina Komala Sari (18), ditemukan tewas dengan belasan luka tusukan di kamar wisma di Panakkukang, Makassar, Sulsel. Dia diduga dibunuh dengan pisau sungkur.

"Identitas korban sudah kami ketahui. Korban bernama Roslina Komala Sari. Di identitasnya tertulis pekerjaan pelajar atau mahasiswa dan berusia 18 tahun," kata Kapolsek Panakukang Baru, Kompol Ananda Fauzi, Jumat (12/4/2019).

Korban ditemukan sekitar pukul 15.00 Wita, Kamis (11/4), setelah seorang petugas hotel mengecek kamar hotel. Petugas hotel kemudian menelepon polisi, yang langsung mengecek ke lokasi.
(zak/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed