DetikNews
Kamis 18 April 2019, 17:26 WIB

Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang 3 TPS di Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang 3 TPS di Bali Ilustrasi/ Perhitungan Surat Suara/Foto: Ari Saputra
Denpasar - Bawaslu Bali merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) di tiga kabupaten di Bali. PSU ini direkomendasikan digelar di Tabanan, Jembrana dan Denpasar. Apa pelanggarannya?

"Dalam tahapan pungut hitung 17 April kemarin berdasarkan pengawasan jajaran kami di setiap TPS ditemukan 3 pelanggaran administrasi yang berpotensi PSU. Kemudian terhadap pelanggaran yang berpotensi PSU tersebut dilakukan penelitian dan pengawasan oleh jajaran kami di pengawas TPS, diputuskan rekomendasi pemungutan suara ulang di KPPS," ujar Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bali I Wayan Wirka saat jumpa pers di Kantor Bawaslu Bali, Jl Moh Yamin, Denpasar, Bali, Kamis (18/4/2019).

Wirka menyebut ketiga TPS yang dimaksud yaitu TPS 04 di Loloan Timur, Jembrana; TPS 05 Dauh Puri di Denpasar; dan TPS 28 di Tabananan. Pelanggaran administrasi di Jembrana yaitu adanya warga Jawa Timur, sedangkan di Denpasar ada warga Jawa Tengah yang mencoblos tidak sesuai alamat di KTP dan tidak membawa form pindah memilih atau A5.





"Jembrana dan Denpasar karena ada pemilih yang menggunakan hak pilihnya berdasar e-KTP namun memilih tidak sesuai alamat KTP dan tidak bawa form A5. Yang di Tabanan direkomendasikan PSU karena ada petugas KPPS diduga perusakan surat suara saat pungut hitung. Berdasarkan hasil penelitian dan pengawasan pengawas TPS direkomendasikan PSU," urainya.

Wirka menyebut petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 29 Banjar Pangkung, Tabanan itu diduga sengaja merusak surat suara calon DPRD Kabupaten. Perusakan surat suara itu dilakukan saat proses pungut hitung berlangsung.

"Jadi surat suara tersebut dicoblos dobel menjadi tidak sah itu yang mengakibatkan PSU," jelasnya.

Dugaan pelanggaran administrasi itu melanggar pasal 372 UU Pemilu. Bawaslu pun merekomendasikan agar KPPS segera menindaklanjuti rekomendasi PSU tersebut.

"Kami dorong kabupaten/kota untuk secepatnya bisa menyelesaikan PSU di TPS itu," imbau Ketua Bawaslu Bali Ketut Ariyani.



Tonton juga video Bawaslu Ungkap Sederet Pelanggaran Kampanye dan Pemilu:

[Gambas:Video 20detik]


(ams/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed