DetikNews
Rabu 17 April 2019, 12:35 WIB

Napi Teroris Ikut Nyoblos di TPS Rutan Polda Metro, Densus Siaga

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Napi Teroris Ikut Nyoblos di TPS Rutan Polda Metro, Densus Siaga Foto: Pemungutan suara di TPS Rutan Polda Metro Jaya. (Wildan-detikcom)
Jakarta - Napi teroris (napiter) juga ikut menggunakan hak suara Pemilu 2019 di TPS Rutan Polda Metro Jaya. Personel Densus 88 Antiteror disiagakan untuk pengamanan.

"(Pengamanan TPS di rutan Polda) full 103 personel dibagi dua TPS. Ada personel Brimob 6 orang dan Densus 88 sebanyak 1 unit sekitar 8 orang," kata Kasubdit Pemeliharaan dan Perawaran Tahanan Polda Metro Jaya Kompol Andi Rusdi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/4/2019).


Polda Metro menyediakan dua TPS khusus untuk para tahanan. Untuk pengamanan di TPS rutan narkotika Polda Metro, dijaga oleh personel Densus 88 karena ada napiter yang ikut mencoblos.

"Dilengkapi Brimob dan Densus 88 karena ada teroris," kata Andi.

Andi mengatakan napiter yang ditahan di rutan Polda Metro banyak yang tidak terdaftar DPT dan tidak diperbolehkan ikut mencoblos. Dia menyebut napiter kurang kooperatif dan tidak berkeinginan memilih presiden.

"Kalau napiter ada 119 (orang) tapi yang diberikan hak hanya 6 orang, karena napiter itu dari awal kita sudah mengumpulkan DPT, mereka tidak berkenan. Kita sudah berikan batas dari dulu yang memberikan NIK itu yang animonya ada, koperatif hanya 6 orang sehingga yang ikut kegiatan ini hanya 6 orang," ujarnya.


Sama seperti di TPS gedung Krimum Polda Metro Jaya, di TPS ini juga dijaga oleh petugas KPPS. Anggota kepolisian terlihat hanya membantu mengamankan jalannya pencoblosan itu.


Simak Juga 'Tahanan KPK Nyoblos, Ada Idrus Marham dan Bowo Sidik':

[Gambas:Video 20detik]


(sam/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed