DetikNews
Selasa 16 April 2019, 20:56 WIB

Eks Bupati Tapteng Bonaran Keberatan Dipindah ke Rutan Polres

Abdi Somat Hutabarat - detikNews
Eks Bupati Tapteng Bonaran Keberatan Dipindah ke Rutan Polres Sidang lanjutan Bonaran Situmeang, Selasa (16/4/2019). (Abdi Somat Hutabarat/detikcom)
Sibolga - Mantan Bupati Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Raja Bonaran Situmeang dipindahkan lokasi penahanannya dari Lapas Kelas II-A Sibolga ke Rutan Polres Tapteng.

Pemindahan tempat tahanan itu berdasarkan surat permohonan dari Polres Tapteng kepada majelis hakim. Alasannya, polisi sedang melakukan penyidikan kasus dengan terlapor Bonaran Situmeang.

"Sesuai dengan surat dari Polres Tapanuli Tengah yang meminta kepada majelis hakim agar terdakwa ditahan di Polres Tapeng, dengan ini majelis hakim memberikan izin agar terdakwa dipindahkan tempat tahanannya dari Lapas Kelas II-A Sibolga ke ruang tahanan Polres Tapteng, terhitung tanggal 15-22 April 2019," ujar hakim ketua Martua Sagala, Selasa (16/4/2019).

Bonaran sempat mempertanyakan keputusan pindah lokasi tahanan tersebut.

"Melalui penasihat hukum saya, saya sudah mengajukan surat permohonan kepada majelis hakim agar jangan dilakukan pemindahan tempat tahanan. Namun surat kami itu tidak ditanggapi majelis, sementara surat permohonan dari Polres Tapteng langsung ditanggapi. Makanya saya tidak mengerti harus bagaimana lagi melihat hukum di negeri ini. Karena saya saja orang yang mengerti hukum diperlakukan seperti ini," ujar Bonaran.





Bonaran mengutip PP Nomor 27 Pasal 19 ayat 8 mengenai pemindahan lokasi tahanan karena kondisi tahanan sakit atau ada anggota keluarga meninggal dunia.

"Dalam pemindahan saya ini, tidak ada unsur sesuai dengan PP Nomor 27 itu. Ini aneh namanya. Makanya hari ini juga, saya mengajukan keberatan atas hal ini kepada Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung RI, ke Komisi Yudisial RI. Karena persidangan ini tidak benar, ada catatan buruk bagi saya," ujar Bonaran.

Sementara itu, pejabat Humas PN Sibolga, Obaja Sitorus, menjelaskan surat permohonan dari Bonaran belum diterima.

"Dan perlu juga kami tegaskan, jika surat permohonan dari Polres tidak kami kabulkan, kami bisa dilaporkan karena tidak mendukung proses penegakan hukum," kata Obaja.
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed