DetikNews
Selasa 16 April 2019, 15:23 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 20 Ribu Baby Lobster Rp 3,5 M

Raja Adil Siregar - detikNews
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 20 Ribu Baby Lobster Rp 3,5 M Foto: baby lobster yang diselundupkan (Raja-detikcom)
Palembang - Patugas Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang, Sumatera Selatan menggagalkan peyelundupan 20 ribu baby lobster di perairan Jambi. Adapun baby lobster yang diselundupkan sekitar 20 ribu.

"Upaya penyelundupan baby lobster ini digagalkan oleh petugas pos pantau di Nipah Pajang. Ada 20 ribu baby lobster yang digagalkan," ujar Komandan Lanal Palembang, Letkol Laut Saryanto, Rabu (16/4/2019).

Baby lobster senilai Rp 3,5 miliar ini, kata Saryanto ditangkap di alur Sungai Lokan, Tajung Jabung Timur, Jambi, pada Senin (15/4) Pukul 22.30 WIB. Di mana saat itu tim F1QR Pos Pantau Nipah dan tim intel Lanal Palembang sedang patroli.



"Awalnya tim patroli mendeteksi secara visual dan telihat ada speed boat 40 PK yang melintas. Kemudian dilaksanakan pengecekan di speed boat yang diduga tengah mengangkut barang ilegal," kata Saryanto.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas gabungan menemukan 10 box sterofoam bermuatan baby lobster. Di mana dalam satu box sterofoam tersebut berisikan 10 kantong plastik yang total seluruhnya 20 ribu baby lobster.



"Pemiliknya berhasil kabur saat petugas datang. Karena mereka ini membawa 2 speed boat, jadi satu speed boat dipakai untuk kabur dan satu berisi baby lobster yang langsung kita diamankan," katanya.

Setelah dipastikan barang yang dibawa illegal, petugas pun memutuskan untuk membawa barang bukti ke Pos Nipah Panjang. Barang bukti akan diserahkan ke Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu, Jambi.

"Ada dua jenis baby lobster. Pertama itu jenis mutiara berjumlah 10 ribu ekor dan baby lobster jenis pasir 10 ribu ekor. Jika ditotalkan nilainya Rp 3,5 miliar dan akan dikirim ke luar negeri," tutup Saryanto.
(ras/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed