DetikNews
Selasa 16 April 2019, 02:22 WIB

Tingkatkan Kesadaran Pemilih Milenial, Kemenpora Gelar Pelatihan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Tingkatkan Kesadaran Pemilih Milenial, Kemenpora Gelar Pelatihan Kemenpora menggelar pelatihan (Foto: dok. Kemenpora)
Jakarta - Kemenpora menggelar pelatihan kesadaran partisipasi politik dan kepemimpinan pemuda. Pelatihan yang bekerja sama dengan Yayasan Sewonegoro itu bertema 'Generasi Milenial: Kepemimpinan Pemuda, Partisipasi Politik, dan Perebutan Suara'.

Deputi Pengembangan Kemenpora Asrorun Ni'am Sholeh dalam paparannya menyerukan agar generasi milenial tidak golput pada Pemilu 2019 ini. Pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali ini harus disambut dengan kegembiraan dan memperkuat persaudaraan meski beda pilihan.

"Generasi milenial ini bisa dikatakan sebagai generasi rasional dan optimistis. Jangan sampai generasi milenial golput. Golput tidak menjadi solusi untuk Indonesia yang lebih baik. Justru generasi milenial harus optimistis dengan berpartisipasi aktif dan sadar politik untuk menyiapkan diri sebagai estafet kepemimpinan bangsa Indonesia ke depan. Insyaallah Indonesia akan tetap jaya bersama generasi milenial yang optimis," kata Asrorun, dalam keterangan tertulis, Senin (15/4/2019).


Hal senada disampaikan narasumber lainnya, yang merupakan salah satu pegiat media sosial, Sumantri. Menurutnya, jika para pemimpin yang terpilih punya integritas dan dedikasi, pasti akan berdampak pada kebijakan-kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

"Satu suara generasi milenial sangat penting. Jangan sampai golput dan salah pilih. Dengan memilih wakil yang tepat, insyaallah akan berdampak besar ke depannya," ujar Mantri.

Tingkatkan Kesadaran Pemilih Milenial, Kemenpora Gelar PelatihanFoto: dok. Kemenpora



Mantri mengingatkan kepada generasi milenial tentang pentingnya literasi politik. "Generasi milenial jangan berpikir politik itu kotor. Ingat, semua kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan sampai ekonomi diambil lewat keputusan politik. Untuk itu, lihatlah politik dengan kacamata positif," katanya.

Sementara itu, ketua panitia acara Muhammad Alif Ridwan mengatakan kegiatan pelatihan ini digelar dalam rangka mengedukasi generasi milenial. Pelatihan ini juga sebagai upaya peningkatan partisipasi politik bagi generasi milenial.

"Kesadaran dengan rasa memiliki bangsa Indonesia salah satunya dengan berpartisipasi aktif dalam politik," kata Alif.
(mae/zap)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed