DetikNews
Senin 15 April 2019, 12:40 WIB

Bandar Sabu di Serang Dijerat TPPU, Kontrakan hingga Tabung Elpiji Disita

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Bandar Sabu di Serang Dijerat TPPU, Kontrakan hingga Tabung Elpiji Disita Foto: Polda Banten musnakan sabu. (Bahtiar-detikcom)
Serang - Tersangka bandar sabu jaringan Serang-Pakistan, Dilah lias Jordan alias AA (32) dijerat pidana Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Harta pelaku mulai dari kontrakan, peternakan ayam dirampas untuk disita.

Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir mengatakan, sejak tahun 2014-2018 tersangka menjadi bandar besar di Serang melalui jaringan Lapas Tangerang. Setelah bebas pada 2018, AA kembali menguasai jaringan narkoba di kawasan Banten sampai ditangkap kepolisian atas kepemilikan sabu seberat 2 kilogram.

"Selain kasus narkotika golongan sabu, kita kembangkan kasus lain yaitu tindak pidana pencucian uang ke pelaku," kata Tomsi di Mapolda Banten, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Senin (15/4/2019).






Tersangka kasus narkobaTersangka kasus narkoba Foto: Polda Banten musnakan sabu. (Bahtiar-detikcom)




Penyidik menduga kepemilikan barang milik tersangka hasil pencucian uang. Harta benda pelaku disita mulai dari tanah seluas, 2 kandang ternak ayam, kontrakan 2 lantai, 1 unit rumah, motor dan 3 unit kendaraan roda empat, 30 tabung gas elpiji, handphone dan uang tunai hasil penjualan narkoba sebesar Rp 200 juta.

Tersangka selama ini menjadi bandar dengan pasokan sabu dari Pakistan dan dibantu WNA Iran bernama Achmed di Lapas Tangerang. Ia ditangkap pada Senin (18/3) di Kampung Lembur Asem, Sidomukti Baros, Kabupaten Serang. Selain itu polisi juga mengamankan tersangka Budi Iskandar (29), Ules (42) dan Yeni (51).

Selain dijerat TPPU, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), sub pasal 112 ayat (2) jo pasal 131 ayat (1) UU tentang Narkotika.
(bri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed