DetikNews
2019/04/11 19:58:30 WIB

Round-Up

Pekik 'Prabowo Presiden RI' Sebelum Alit Masuk Jeruji

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 2 dari 2
Pekik Prabowo Presiden RI Sebelum Alit Masuk Jeruji Ketua Kamar Dagang dan Industri Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra (Aditya Mardiastuti/detikcom)


Versi Alit, dia mengklaim perjanjian kerja sama dengan pelapor, Sutrisno Lukito Disastro, dilakukan dengan Sandoz. Sandoz disebut-sebut merupakan anak Gubernur Bali Mangku Pastika periode 2008-2018.

Alit mengaku menyetor duit ke Sandoz senilai Rp 7,5 miliar dan USD 80 ribu (senilai Rp 800 juta); Made Jayantara senilai Rp 1,1 miliar dan Candra Wijaya senilai Rp 4,6 miliar.



"Saya tidak tahu, karena awal perjanjian ini adalah Sutrisno Lukito dan Sandoz. Awal kesepakatan ini adalah kesepakatan antara Sutrisno Lukito dan Sandoz, bukan dengan saya, saya diminta sebagai pengganti, menggantikan Sandoz. Karena beliau anak gubernur saat itu, saya diminta menggantikan beliau," ujar Alit.

Entah benar atau tidak, keterangan Sandoz masih digali oleh polisi soal keterlibatan anak Made Pastika. Dalam kasus ini, Sandoz masih berstatus saksi.

Saat dijebloskan ke sel tahanan, caleg Gerindra itu tiba-tiba berteriak sebelum masuk sel. Dia pun memekikkan 'capres Prabowo Subianto menang pemilu'.

"Yang penting 17 April Gerindra menang, Prabowo presiden," kata Alit saat digiring polisi ke Rutan Mapolda Bali.
(ams/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed