DetikNews
Kamis 11 April 2019, 15:18 WIB

Perampokan di Siang Bolong di Tebet, Penjaga Rumah Dilukai Pelaku

Farih Maulana - detikNews
Perampokan di Siang Bolong di Tebet, Penjaga Rumah Dilukai Pelaku Foto: Farih Maulana
Jakarta - Sebuah rumah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan disatroni kawanan perampok di siang bolong. Para pelaku sempat melukai seorang penjaga rumah.

Perampokan terjadi di rumah milik AJ Soedarmono di Jalan KH Ramli Utara, Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jaksel pada pukul 10.30 WIB. Saat itu, penjaga rumah, Fransiskus Borgias alias Frans (50) sedang mengepel lantai.

"Tiba-tiba ada pelaku itu datang memakai baju putih pakai topi," kata anak AJ Soedarmono, Fanny Nugroho (48) kepada wartawan di lokasi, Kamis (11/4/2019).

Pelaku tersebut mengaku sebagai petugas kebersihan. Pelaku berpura-pura mengajak ngobrol korban dan mempermasalahkan pot di depan rumah korban.

"Alasannya mengganggu got gitu kan. Korban kemudian keluar memperhatikan pot," ucapnya.

Saat Fransiskus sedang berbicara dengan pelaku yang mengaku sebagai petugas kebersihan, tahu-tahu ada 4 orang diduga kawan pelaku sudah berada di dalam rumah korban. Fransiskus mengetahui hal itu setelah mendengar anjing peliharaan di rumah korban yang terus menggonggong.

"Kebetulan di rumah ada anjing, nah si korban ini, Frans ini dia curiga. Kok anjing ribut banget ada apa? Sempet nanya (ke pelaku) 'kamu mau rampok?' Gitu, sambungnya.



Setelah aksinya dipergoki, pelaku yang semula mengajak ngobrol Frans kemudian memanggil keempat pelaku tadi. Ketika para pelaku yang ada di dalam hendak keluar, Frans mencoba menghalanginya.

"Oleh si korban tangannya sempet di piting, didorong dia masuk kan nutup pintu. Jadi dorong-dorongan ya kan antara korban dan pelaku," tuturnya.

Korban kemudian dikeroyok oleh para pelaku. Korban sempat membalas, akan tetapi karena kalah jumlah, korban pun akhirnya berteriak meminta tolong.

"Korban sempet mukul salah satu pelaku, tapi akhirnya korban terkena pukulan di kepala nggak tahu pakai apa sepertinya benda tumpul ya bukan benda tajam. Mengakibatkan robek kurang lebih 4 cm, tadi dokter bilang sekitar 4 cm yang harus dijahit kurang lebih 6 jahitan," jelasnya.

Mendengar korban berteriak, para pelaku kemudian melarikan diri. Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed