DetikNews
Rabu 10 April 2019, 10:19 WIB

6 Tersangka Kasus Pengaturan Skor Diserahkan Polisi ke Kejagung

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
6 Tersangka Kasus Pengaturan Skor Diserahkan Polisi ke Kejagung Gedung Polda Metro Jaya (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Satgas Antimafia Bola Polri melimpahkan tersangka dan barang bukti terkait kasus dugaan pengaturan skor sepakbola. Ada 6 tersangka yang diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Hari ini pukul 10.00 WIB ada penyerahan tersangka dan barang bukti tahap dua kasus mafia bola di Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Rabu (10/4/2019).

Penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejagung dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap. Enam tersangka itu berkaitan dengan laporan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani.


Keenam tersangka itu adalah anggota Exco PSSI dan Ketua Asprov Jawa Tengah Tjan Ling Eng alias Johar; mantan anggota Komite Wasit Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari; anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih; Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansyur Lestaluhu; serta wasit pertandingan Nurul Safarid. Sedangkan tersangka kasus perusakan barang bukti, Joko Driyono (Jokdri), belum dilimpahkan hari ini.

"Untuk Pak JD (Joko Driyono) belum," kata Argo.


Total ada belasan tersangka dalam kasus dugaan pengaturan skor termasuk tersangka dugaan perusakan barang bukti, yakni Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

Tersangka lainnya adalah eks Komisi Wasit Asprov Jateng, Priyanto, anak Priyanto, Anik Yuni Artika Sari, Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, wasit Nurul Safarid, dan staf Direktur Perwasita PSSI, berinisial ML.


Anik diduga berperan sebagai perantara untuk menyalurkan uang dari manajer klub. Uang yang didapat kemudian dibagi-bagi dengan Priyanto dan Johar. Sementara itu, penyidik juga meyakini Mbah Putih, Nurul, dan ML terlibat dalam sindikat Johar Lin Eng. Ketiganya menerima uang untuk praktik pengaturan skor.

Polisi juga menetapkan 5 tersangka lain yang merupakan perangkat pertandingan yang diduga terlibat dalam kasus pengaturan skor Persibara vs Persekabpas Pasuruan. Para tersangka yang merupakan perangkat pertandingan itu ikut dalam pertemuan dengan sejumlah pihak di Hotel Central Banjarnegara untuk mengatur skor laga.
(sam/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed