DetikNews
2019/03/27 05:00:31 WIB

Round-Up

Isu 17 April dan Jalan Tengah Tarif MRT

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2
Isu 17 April dan Jalan Tengah Tarif MRT MRT Jakarta (Foto: Grandyos Zafna)


Dalam tabel yang ditunjukkan Anies, terlihat tarif paling murah sebesar Rp 4.000 dan paling mahal adalah RP 14.000. Tabel itu sama persis dengan tabel usulan dari pemprov DKI Jakarta saat Rapimgab.

Prasetio menyebut alasan akhirnya sepakat dengan pemprov. Dia menyebut tarif memang harus dibuat tabel harga tiap-tiap stasiun.

"Sebetulnya tujuannya sama itu per 10 km. Tapi kita bicaranya masalah tabel. Tabelnya berapa sih gitu loh. Kalau jauh dekatnya sama kayak naik Mayasari Bakti, orang naik jauh dekat sama saja. Tapi kalau ini nggak, per stasiun-setasiun," ucap Prasetio.

Isu 17 April dan Jalan Tengah Tarif MRT Foto: Anies dan Ketua DPRD DKI sepakati tarif MRT Jakarta (Arief/detikcom)


Prasetio kemudian juga menepis anggapan bahwa penentuan tarif MRT Jakarta sebelumnya sebesar Rp 8.500 ada kaitannya dengan pemilu. "Nggak ada, nggak ada lah. Nggak ada kayak gitu," ucapnya.



Dalam kesempatan terpisah, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan besaran Rp 8.500-Rp 10 ribu untuk tarif MRT Jakarta merupakan jalan tengah. Kisaran itu dinilai JK juga sesuai dengan kemampuan pemerintah membayar subsidi.

"Jadi Saya kira pilihan Rp 8.500-Rp 10 ribu itu saya kira itu suatu jalan tengah. Antara murahnya angkutan lain, kemudian juga kepada kemampuan kita DKI khususnya pemerintah membayar subsidi begitu besar," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).


Saksikan juga video Saat Anies Bicara 'Harga MRT Mikir 17 April':

[Gambas:Video 20detik]


(imk/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed