DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 21:02 WIB

Pemkab Serang Beri Insentif Rp 1,8 M ke Ribuan Kader KB

Robi Setiawan - detikNews
Pemkab Serang Beri Insentif Rp 1,8 M ke Ribuan Kader KB Foto: Pemkab Serang
Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memberikan insentif kepada 1.796 Kader Pos Keluarga Berencana (KB) dan Kader Subpos KB. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan hal tersebut sebagai apresiasi kader yang terus berupaya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Serang.

Insentif diberikan kepada 326 Kader Pos KB masing-masing Rp 1,8 juta per tahun dan 1.470 Kader Sub Pos KB sebesar Rp 840 ribu per tahun. Total anggaran Rp 1,8 miliar. Pemberian insentif menggunakan APBD Kabupaten Serang.

"Kita berikan perhatian kepada 1.796 kader yang sudah bekerja secara tulus," kata Tatu dalam keterangan tertulis, Selasa (26/3/2019).


Menurut Tatu permasalahan yang ditimbulkan dari padatnya penduduk membutuhkan penanganan yang serius serta kerja sama dari seluruh pihak. Termasuk kader yang melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan alat kontrasepsi yang efektif.

Ia menilai Kader KB sudah membantu kinerja pemerintah untuk mengurangi jumlah angka kelahiran yang cukup tinggi. Sebab, peningkatan jumlah angka kelahiran mayoritas dari warga yang kurang mampu secara ekonomi.

"Pertumbuhan penduduk yang meningkat juga akan menambah persoalan kemiskinan dan gizi buruk. Kader bisa menekan pertumbuhan dengan memberikan solusi untuk warga yang ingin KB," ujarnya.


Tatu menegaskan peran dan fungsi kader KB harus terkoordinasi baik dengan seluruh camat di Kabupaten Serang. Bahkan ia meminta camat untuk aktif melakukan pertemuan dengan Kader KB.

"Kader KB ini adalah mitra Pemkab Serang, maka camat selaku kepanjangan tangan dari saya harus mampu membina dan melakukan komunikasi yang baik," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang, Tarkul Warsyit menilai pertumbuhan penduduk Kabupaten Serang masih terhitung tinggi.

"Saat ini yang sudah mendapatkan sosialisasi dan menjadi kader untuk menggunakan alat baru sebanyak 270 ribu orang. Padahal jumlah angka kesuburan mencapai 400 ribu orang. Kami terus berupaya menekan laju pertumbuhan penduduk," ujar Tarkul.

Sebagai informasi, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk Kabupaten Serang sebanyak 1.493.591 Jiwa dengan rincian 757.089 laki-laki, 736.502 perempuan (415.106 KK). Laju pertumbuhan penduduk 1,31 persen. Sementara pertumbuhan ideal adalah 0,5 persen.
(mul/mul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed