DetikNews
Sabtu 23 Maret 2019, 06:18 WIB

Pengacara: Romahurmuziy Sampaikan Aspirasi Seleksi Jabatan ke Menag

Dhani Irawan - detikNews
Pengacara: Romahurmuziy Sampaikan Aspirasi Seleksi Jabatan ke Menag Romahurmuziy/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Anggota DPR yang juga eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) mengaku meneruskan aspirasi soal pengisi jabatan Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur. Pengacara Rommy menyebut aspirasi diteruskan ke Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

"Sepanjang yang saya tahu beliau (Romahurmuziy) menyampaikan aspirasi ke Menteri Agama," kata pengacara Rommy, Maqdir Ismail kepada detikcom, Jumat (22/3/2019) malam.

Tapi menurut Maqdir, Romahurmuziy awalnya tidak menyebut nama Haris Hasanuddin. Haris-yang juga jadi tersangka dugaan suap-mengikuti seleksi sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.


"Tapi awalnya aspirasi yang disampaikan kepada Menteri Agama, bukan yang dipilih jadi Kakanwil Kementerian Agama sekarang ini," sambung Maqdir tanpa memberikan penjelasan lanjut mengenai pihak yang dimaksud.

Rommy blak-blakan mengaku meneruskan aspirasi ke Kemenag. Tapi Rommy menegaskan rekomendasi Haris Hasanuddin tak mengesampingkan proses seleksi untuk posisi Kakanwil Kemenag Jatim. Semua aturan seleksi pejabat tinggi di Kemenag, diklaim Rommy, diikuti.

"Yang saya lakukan adalah meneruskan aspirasi sebagai anggota DPR dan sebagai ketum PPP saat itu. Banyak sekali pihak-pihak yang menganggap saya orang yang bisa menyampaikan aspirasi (ke) pihak yang mempunyai kewenangan. Bukan hanya Kementerian Agama tentunya, di lingkungan lain, orang menyampaikan pun biasa," kata Rommy di gedung KPK, Jumat (22/3).

Aspirasi soal kompetensi Haris Hasanuddin yang ikut seleksi Kakanwil Kemenag disebut Rommy diterima dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan seorang kiai.

"Tapi bahwa meneruskan aspirasi, apa yang saya teruskan bukan main-main. Contoh Haris, memang dari awal menerima aspirasi dari ulama seorang Kiai Asep Saifudin Halim adalah pimpinan pondok pesantren dan kemudian Bu Khofifah, beliau gubernur terpilih, jelas mengatakan, 'Mas Rommy, percayalah dengan Haris, karena orang kerja bagus.' Sebagai gubernur terpilih, beliau mengatakan kalau Mas Haris sudah kenal kinerjanya sehingga ke depan sinergi dengan Pemprov akan lebih baik," tutur Rommy.

Haris dan Muhammad Muafaq Wirahadi mengikuti seleksi terbuka calon pejabat pemimpin tinggi Kemenag pada akhir 2018. Haris mendaftar sebagai calon Kakanwil Kemenag Jatim, sedangkan Muafaq Wirahadi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.


"Diduga terjadi komunikasi dan pertemuan antara MFQ dan HRS dengan RMY dan pihak lain. MFQ dan HRS diduga menghubungi RMY untuk mengurus proses lulus seleksi jabatan di Kementerian Agama RI," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Sabtu (16/3).

KPK menyebut Rommy diduga menerima duit Rp 250 juta dari Haris Hasanuddin dan Rp 50 juta dari Muafaq.





(dhn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed