detikNews
Jumat 15 Maret 2019, 09:43 WIB

Penyelundupan 570 Ekor Burung Asal Siak Digagalkan di Cilegon

M Iqbal - detikNews
Penyelundupan 570 Ekor Burung Asal Siak Digagalkan di Cilegon Foto: Petugas gagalkan penyelundupan burung (Dok. Istimewa)
Cilegon - Sebanyak 570 ekor burung ilegal yang hendak diselundupkan ke Jawa Tengah digagalkan petugas Badan Karantina Cilegon. Burung itu diselundupkan menggunakan mini bus BM 490 SS.

Berbagai jenis burung itu disimpan di bagian belakang mobil dan ditutup kain. Hal itu untuk mengelabui petugas yang akan memeriksa.

"Ratusan burung asal Kabupetan Siak, Riau itu rencananya akan dijual pelaku ke daerah Kendal. Jadi burung-burung itu pelaku sembunyikan di jok mobil bagian belakang, di mana dus dan kotak-kotak burungnya ditutup kain," kata Kepala Badan Karantina Cilegon, Raden Nurcahyo dalam keterangan tertulis, Jumat (15/3/2019).


Saat diperiksa, pelaku tidak dapat menunjukkan persyaratan karantina dari area asal, sebagaimana diatur dalam pasal 6 huruf (a) dan (c) UU No. 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Ratusan burung itu diselundupkan oleh pelaku berinisial S (46) beserta 4 orang lainnya dari Sumatera. Pelaku beserta barang bukti langsung digelandang ke kantor Badan Karantina Cilegon untuk pemeriksaan.


Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan 16 ekor burung tledekan, 17 ekor kolibri, 12 ekor cucak ijo mini, cucak ranting 4 ekor, ciblek 472 ekor, pentet 2 ekor, kacer 1 ekor, cucak biru 4 ekor dan gelatik wingko 42 ekor sehingga total keseluruhan 570 ekor. Untuk cucak ijo dan cucak ranting keduanya merupakan burung yang dilindungi.
(gbr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com