detikNews
Kamis 14 Maret 2019, 18:20 WIB

Tendang Bola, Anies Mulai Pembangunan Jakarta International Stadium

Arief Ikhsanudin - detikNews
Tendang Bola, Anies Mulai Pembangunan Jakarta International Stadium Foto: Arief/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara simbolis memulai pembangunan Jakarta International Stadium. Pembangunan stadion tersebut paling dinanti oleh penikmat sepakbola di Jakarta.



Pantauan detikcom di lokasi, Taman BMW, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2019), Anies datang dengan seragam Persija. Dia ditemani Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik.

Anies menyebut pembangunan stadion ini merupakan sejarah bagi masyarakat Jakarta. Dulu, 83 tahun lalu pada hari yang sama, Jakarta punya stadion VIJ, Gambir, Jakarta Pusat.

"83 tahun lalu, kita dapat stadion sepakbola untuk rakyat Jakarta. Hari ini 83 tahun kemudian babak baru. Di sini akan didirikan Jakarta International Stadium menjadi stadion sepakbola kelas dunia pertama kali di Indonesia," kata Anies dalam sambutannya.

Tendang Bola, Anies Mulai Pembangunan Jakarta International StadiumFoto: Arief/detikcom




Anies berharap stadion ini menjadi stadion kelas internasional dan bisa setara dengan stadion kandang klub top di Eropa. Dia menargetkan pembangunan stadion tersebut selesai selama 2,5 tahun.

"Stadion setara dengan tempat mainnya klub sepakbola dunia, bisa disebut Manchester United, Real Madrid, dan lainnya," ucap Anies.

Anies menendang bola sebagai simbol kick off pembangunan di kawasan Taman BMW. Suporter Persija, The Jakmania, dan Persitara Jakarta Utara, NJ Mania, menyambut meriah saat Anies menendang bola.

Selain itu, Anies bersama Persija Legend bermain futsal melawan The Jakmania. Legenda Persija yang ikut bertanding adalah Patar Tambunan, Didik Darmadi, Adityo Darmadi, Tias Tono Taufik, Kamarudin Betay, dan Tonny Tanamal.

Tendang Bola, Anies Mulai Pembangunan Jakarta International StadiumFoto: Arief/detikcom


Stadion ini rencananya akan menampung 80 ribu penonton. Tak ada lintasan atletik di sisi stadion.

"Kapasitasnya 80 ribu penonton, tanpa lintasan atletik. Tapi tidak murni lapangan sepakbola juga. Fasilitas komersialnya ada, tapi menyusul di lahan sisanya yang masih cukup besar," Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto, Jumat (15/2/2019).

"Untuk anggarannya total berdasarkan pre-feasibility study sekitar Rp 5 triliun. Tahun 2019 sudah mendapat penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp 900 miliar," katanya.
(aik/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed