detikNews
Kamis 14 Maret 2019, 13:18 WIB

Pantai Ujung Kulon Dipenuhi Sampah, Habitat Penyu-Dugong Terancam

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Pantai Ujung Kulon Dipenuhi Sampah, Habitat Penyu-Dugong Terancam Foto: Sampah di pantai Ujung Kulon (Bahtiar-detikcom)
Serang - Akibat perilaku buang sampah sembarangan, kawasan pantai di Taman Nasioal Ujung Kulon (TNUK), Pandeglang, Banten dipenuhi sampah. Sampah yang berserakan datang saat angin timur ini mengancam habitat penyu dan dugong.

Paling banyak sampah tercecer pantai di Blok Laban atau persis di bagian leher ujung pulau Jawa. Kawasan ini, merupakan habitat satwa laut khas Ujung Kulon dari udang, lobster, penyu sampai dugong. Sampah rata-rata merupakan limbah plastik dan bekas minuman kemasan.

Pantai Ujung Kulon Dipenuhi Sampah, Habitat Penyu-Dugong TerancamFoto: Sampah di pantai Ujung Kulon (Bahtiar-detikcom)


Oji Paoji, staf WWF Indonesia yang melakukan penanaman mangrove di lokasi mengatakan, sampah di Blok Laban selalu menumpuk di periode Februari-Maret. Sampah akibat arus laut angin timur menutupi pantai mengganggu perkembangan tanaman mangrove. Bahkan, ada sampah yang diduga dari samudera Hindia karena kemasan botol berbahasa asing.

"Ini sangat mengganggu habibat penyu, dugong karena di sini habitatanya. Jika dibiarkan ini juga menganggu ke perkembangan udang juga di kawasan Ujung Kulon," kata Oji kepada detikcom, Pandeglang, Banten, Kamis (14/3/2019).

Perilaku buang sampah warga di pesisir Pandeglang ke muara menurutnya jadi penyebab terbawanya sampah ke Ujung Kulon. Warga diminta menghentikan buang sampah di muara yang yang bisa berakir di Ujung Kulon. Apalagi daerah ini juga ada badak Jawa.

Pantai Ujung Kulon Dipenuhi Sampah, Habitat Penyu-Dugong TerancamFoto: Sampah di pantai Ujung Kulon (Bahtiar-detikcom)


"Yang pasti ini karena pembuangan sampah di muara. Para wisatawan yang datang ke sini juga tidak membawa air kemasan dan dibuang sembarangan," katanya.

Saat ini, ia dibantu kelompok warga Ujung Jaya sedang melakukan pembersihan sampah di lokasi. Sudah berkarung-karung sampah dibersihkan dari pantai termasuk hutan mangrove.
(bri/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +