detikNews
Rabu 13 Maret 2019, 14:35 WIB

Terdakwa Korupsi Proyek Bandara Atung Bungsu Kembalikan Uang Rp 2,3 M

Raja Adil Siregar - detikNews
Terdakwa Korupsi Proyek Bandara Atung Bungsu Kembalikan Uang Rp 2,3 M Foto: Uang yang dikembalikan Muhammad Teguh ke Kejati Sumsel. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang - Terdakwa kasus korupsi proyek jalan akses Bandara Atung Bungsu, Muhammad Teguh mengembalikan uang sebesar Rp 2,3 miliar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan. Uang tersebut merupakan bagian dari kerugian keuangan negara yang timbul akibat korupsi Teguh.

"Hari ini kami menerima uang pengganti kerugian negara Rp 2,3 miliar lebih. Uang ini adalah uang pengganti sisa kerugian negara terdakwa atas nama Teguh," kata Asspidsus Kejati Sumsel, Raimel Jasaja di kantornya, Rabu (13/3/2019).

Adapun total kerugian negara yang timbul senilai Rp 5,34 miliar. Teguh sebelumnya sudah mengembalikan Rp 3 miliar ke Kejati Sumsel.




"Uang ini merupakan penggenapan dari uang kerugian negara sebelumnya yang sudah dikembalikan Rp 3 miliar. Artinya ini total Rp 5,64 miliar uang yang sudah menjerat terdakwa sudah kembali," ujar Raimel.

Kejati Sumsel mengapresiasi itikad Teguh mengembalikan kerugian negara. Raimel memastikan uang yang telah diterima akan segera disetorkan ke negara.

"Tentunya ini merupakan itikad baik dan kesadaran pihak terdakwa atas kerugian negara yang ditimbulkan. Uang ini nanti akan disetorkan ke negara melalui bank BRI," jelasnya.

Sebelumnya, Muhammad Teguh merupakan terdakwa kasus korupsi jalan akses Bandara Atung Bungsu 2 jalur Hotmix tahap III Kota Pagaralam tahun anggaran 2013. Dia adalah kontraktor yang menggarap proyek tersebut.
(ras/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com