DetikNews
Rabu 13 Maret 2019, 13:45 WIB

Menlu Thailand Temui Retno di Jakarta, Bahas Penyelesaian Konflik Rohingya

Eva Safitri - detikNews
Menlu Thailand Temui Retno di Jakarta, Bahas Penyelesaian Konflik Rohingya Menlu Retno dan Menlu Thailand (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menerima kunjungan Menlu Thailand Don Pramudwinai. Pertemuan tersebut di antaranya membahas mengenai upaya penyelesaian krisis Rohingya.

Retno menyambut kedatangan Don pukul 10.40 WIB di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). Retno mengatakan pertemuan itu membahas beberapa isu terkait ASEAN, termasuk dengan penyelesaian kasus perdamaian untuk warga Rohingya.

"Selama pertemuan hari ini, kami membicarakan soal isu penting terkait dengan ASEAN. Pertama soal perdamaian penduduk Rohingya di Rakhini, Myanmar, dan kedua soal perkembangan konsep The ASEAN Outlook Indo-Pacific," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, di lokasi, Rabu (14/13).


Retno mengatakan tim penugasan yang telah berada di Myanmar telah menyelesaikan misinya hari ini. Dia bersama Menlu Thailand sedang menunggu hasil dari tim tersebut dan akan menindaklanjutinya.

"Di Negara Bagian Rakhine, hari ini, 13 Maret 2019, tim penugasan rapat dewan akan menyelesaikan misinya di Myanmar, dan kami berdua sangat menantikan untuk menindaklanjuti misi tim paripurna dengan penggelaran tim penilaian kebutuhan komprehensif ASEAN," ucapnya.

Menlu Thailand Temui Retno di Jakarta, Bahas Penyelesaian Konflik RohingyaFoto: Eva Safitri/detikcom

Retno mengatakan pihaknya juga membahas perkembangan konsep yang dibuat Indonesia untuk perjanjian kerja sama Indo-Pasifik. Ia pun mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Menlu Thailand terhadap konsep tersebut.

"Pada konsep Indo-Pacific, Indonesia bersyukur atas dukungan penuh dari Thailand sebagai Ketua ASEAN. Kita akan datang dengan konsep Indo-Pacific secara lengkap seperti yang diusulkan dalam pertemuan ASEAN di Jakarta. Indonesia memandang ke depan kolaborasi baik kita dalam pengembangan kerja sama Indo-Pacific," katanya.


Selain itu, untuk lebih memperkuat kerja sama Indo-Pacific, Indonesia akan mengadakan dialog tingkat tinggi pada 20 Maret 2019. Sebanyak 18 negara akan turut serta di dalamnya.

"Dialog ini akan berfungsi sebagai platform untuk memperkuat kerja sama dan pembangunan kepercayaan kerjasama Indo-Pacific," papar Retno.
(eva/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed