DetikNews
Rabu 13 Maret 2019, 13:16 WIB

Tinjau Pameran Furnitur di JIExpo, Jokowi Harap Industri Mebel Tumbuh 2 Digit

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Tinjau Pameran Furnitur di JIExpo, Jokowi Harap Industri Mebel Tumbuh 2 Digit Joko Widodo di JIExpo Kemayoran. (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pameran furnitur di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. Jokowi berharap industri mebel kayu dan rotan dapat tumbuh hingga mencapai angka 2 digit pada tahun ini.

Jokowi hadir dalam acara Indonesia International Furniture Expo 2019, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/3/2019). Jokowi tampak langsung berkeliling ke stan pameran yang ada dan sempat berbincang dengan beberapa pengusaha furnitur.

"Saya melihat ada sebuah peningkatan, terutama di sisi desain meningkat, dan tadi beberapa buyer (pembeli) juga menyampaikan ada peningkatan desain yang sangat baik, saya kira ini sebuah peningkatan yang harus kita apresiasi," kata Jokowi di sela-sela kunjungannya.


Jokowi juga sempat menerima beberapa keluhan pengusaha furnitur, khususnya terkait suplai rotan.

"Keluhan terutama yang di industri rotan, keluhan mengenai seretnya suplai bahan baku, terutama pascagempa di Sulawesi Tengah, nah itu pengaruh, pengaruhi suplai kita ke industri industri rotan di Cirebon, di Solo, dan di tempat tempat lain," ujarnya.

Jokowi Tinjau Pameran Furnitur di Jiexpo KemayoranFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jokowi mengungkapkan, pada 2014, industri furnitur dalam negeri meningkat hingga 4 persen. Tahun ini diharapkan meningkat hingga angka 2 digit.

"Kita harapkan ini industri mebel kayu, rotan, besi, bambu ini bisa ya kita harapkan bisa tumbuh dua digit. Karena tahun 2014 tumbuh hanya 4 persen. Kita harapkan tahun ini, tahun depan bisa tumbuh dua digit," imbuhnya.

Pameran furnitur ini berlangsung selama 4 hari, dari 11 hingga 14 Januari 2019. Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia, Soenoto, mengatakan tahun ini merupakan keenam kalinya acara tersebut digelar.

"International Furniture Expo (Ifex) kali ini adalah pameran yang keenam dan alhamdulillah dari tahun ke tahun itu selalu meningkat baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Apa yang disebut kuantitatif, jumlah pesertanya juga semakin banyak sekarang ada 500 exibiter dan tamunya diperkirakan 12.000 dari 127 negara," ungkap Soenoto.

"Wartawan internasional juga telah memberikan suatu predikat bahwa pameran Ifex yang keenam ini sudah naik menjadi 4 bar. Jadi 4 bar itu kalau dalam status ini sudah mulai mengejutkan," lanjutnya.


Ditambahkan Soenoto, nilai transaksi dari expo kali ini hingga penyelenggaraan hari ini sudah mencapai USD 300 juta.

"Kita target ekspor, yang direct hari ini transaksinya selama 4 hari 300 juta dolar kira-kira. Dan kita target untuk ekspornya USD 5 miliar per tahun," ucapnya.

Dia pun berharap industri furnitur meningkat 20 persen di tahun ini. "Jadi sekarang sudah USD 2,5 miliar, nanti 2019 ini kira-kira ada kenaikan beberapa, harapan kita minimal 20 persen ada kenaikan sehingga tahun kesekian kita mencapai USD 5 miliar," tuturnya.
(nvl/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed