DetikNews
Jumat 08 Maret 2019, 22:42 WIB

Tiba di Lombok, Jenazah Serda Mirwariyadin Dibawa ke Bima Lewat Darat

Harianto - detikNews
Tiba di Lombok, Jenazah Serda Mirwariyadin Dibawa ke Bima Lewat Darat Jenazah Serda (Anumerta) Mirwariyadin, korban penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB), tiba di Lombok. (Harianto/detikcom)
Mataram - Jenazah Serda (Anumerta) Mirwariyadin, korban penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB), tiba di Lombok, NTB, setelah sempat disemayamkan di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali. Selanjutnya, jenazah Serda Mirwariyadin dibawa ke rumah duka di Bima, NTB, dengan jalur darat.

Pantauan detikcom, jenazah tiba di Bandara Internasional Lombok pada Jumat (8/3/2019) malam, dan langsung disambut upacara militer. Seusai upacara penerimaan jenazah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan dukacita atas meninggalnya Serda (Anumerta) Mirwariyadin.

"Kami keluarga besar Korem 162/WB mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya prajurit terbaik TNI AD dari Kabupaten Bima, korban pada saat kontak tembak di Distrik Mugi Kabupaten Nduga Papua pada hari Kamis (7/3) kemarin," kata Rizal saat ditemui di lokasi.

Rizal mengungkapkan upacara penjemputan jenazah oleh Korem 162/WB bersama jajaran TNI dan Polda NTB merupakan wujud penghargaan kepada almarhum, yang gugur sebagai kusuma bangsa yang sedang melaksanakan tugas negara.

"Almarhum adalah putra terbaik yang berasal dari Bima, Provinsi NTB. Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat NTB, bersama-sama kita doakan almarhum, semoga mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT," harapnya.

Tiba di Lombok, Jenazah Serda Mirwariyadin Dibawa ke Bima Lewat DaratDanrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani (Harianto/detikcom)
Selain itu, Rizal berharap keluarga yang ditinggalkan bersabar, tabah, dan ikhlas menerima ujian ini.

"Sejarah bangsa kita bisa terlepas dari belenggu penjajahan karena adanya ikatan lahir-batin kebersamaan serta persatuan dan kesatuan di antara perbedaan yang ada. Perbedaan yang ada akan menjadi kekuatan yang tangguh dan dahsyat, sehingga hasilnya bisa kita nikmati seperti saat ini. Perpecahan hanya akan membuat kita mundur dan dapat berpengaruh pada program pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.


Sebelumnya, jenazah Serda (Anumerta) Mirwariyadin diberangkatkan dari Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, menuju Bandara Internasional Lombok menggunakan pesawat Nam Air dan tiba sekitar pukul 20.00 Wita.

Jenazah sebelumnya diterima dan dilepas oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri di Bandara I Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Ia merupakan bintara PK tahun 2014-2015 dan berdinas di satuan Kopassus. Selanjutnya dilaksanakan upacara penerimaan dan pemberangkatan menuju rumah duka di Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed