DetikNews
Jumat 08 Maret 2019, 16:14 WIB

Aksi Pro Jual Saham Bir, Novel Bamukmin Tuding Anggota DPRD Pembela Miras

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Aksi Pro Jual Saham Bir, Novel Bamukmin Tuding Anggota DPRD Pembela Miras Novel Bamukmin berorasi di depan DPRD DKI Jakarta. (Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin ikut dalam aksi mendukung Pemprov DKI menjual saham di produsen Anker Bir, PT PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Novel menuding anggota DPRD DKI punya agenda besar mempertahankan saham tersebut.

"Jangan kita pernah lupakan ini, DPRD ini kebanyakan masih itu sisa-sisa pengkhianat yang kemarin mendukung penista agama, mereka yang berkhianat. Ini kemungkaran, ini mereka berani-beraninya, mereka ini punya agenda besar, bukan saja mempertahankan saham Pemprov DKI di PT Delta yang setahun keuntungan dari saham itu Rp 50 miliar," kata Novel saat berorasi di depan gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019).


Novel juga menyebut keuntungan dari saham bir itu tidak sebanding dengan dampak negatif yang dialami konsumen minuman tersebut. Menurutnya, banyak terjadi perbuatan kriminal akibat pengaruh minuman keras.

"Dibandingkan (Rp) 50 miliar dengan kerusakan yang ada, 50 miliar tidak ada apa-apanya. Dibandingkan anak-anak muda yang rusak, yang bejat, terjadi karena minuman keras, anak perkosa ibu, bapak perkosa anak, anak bunuh bapak, bapak bunuh anak," ujarnya.


Dia juga mengajak peserta aksi menandai anggota DPRD yang menolak saham di pabrik bir itu. Dia juga menjuluki anggota DPRD yang menolak penjualan saham sebagai pembela minuman keras.

"Jangan lupa, tandai mereka anggota-anggota DPR yang lama ini untuk jangan pernah kita pilih, kalau perlu partainya kita tenggelamkan. Jakarta harus kita rebut, Jakarta harus ikuti ijtimak ulama, Jakarta harus ikut komando ulama, bukan anggota-anggota DPR pembela minuman keras," tutur Novel.

"Hari ini pemanasan buat kita kalau memang besok tidak yang namanya penyetujuan untuk menarik sahamnya, maka kita akan aksi lagi Jumat depan," pungkasnya.


Saksikan juga video 'Polemik Saham Bir, Sandi: Dijual karena Tidak Strategis':

[Gambas:Video 20detik]


(abw/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed