detikNews
Selasa 05 Maret 2019, 11:34 WIB

Cegah Campur Tangan Asing, Facebook Larang Iklan Pemilu dari Luar Indonesia

Indah Mutiara Kami - detikNews
Cegah Campur Tangan Asing, Facebook Larang Iklan Pemilu dari Luar Indonesia Ilustrasi Facebook (Foto: detikINET/Irna Prihandini)
Jakarta - Facebook membuat kebijakan baru jelang pencoblosan Pemilu 2019. Demi mencegah campur tangan asing, Facebook melarang iklan Pemilu yang dibeli dari luar Indonesia.

Kebijakan baru Facebook ini dimuat Newsroom Facebook, Selasa (5/3/2019). Facebook mengaku selama ini bekerja untuk melindungi Pemilu di berbagai negara, di antaranya dengan cara menghapus akun palsu, mengurangi berita bohong, serta meningkatkan transparansi iklan.

Kebijakan-kebijakan itu juga dilakukan menjelang pencoblosan Pemilu 2019 pada 17 April 2019. Mulai hari ini, Facebook membatasi iklan Pemilu dari luar negeri.



"Memerangi campur tangan asing adalah pilar utama dari pendekatan kami untuk menjaga integritas Pemilu di platform kami. Sebagai bagian dari komitmen ini, kami untuk sementara waktu menolak iklan Pemilu yang dibeli dari luar Indonesia," demikian keterangan Facebook.

"Pembatasan ini berlaku mulai pagi ini dan berlaku untuk iklan apa pun yang berasal dari pengiklan yang berbasis di luar negeri, jika itu merujuk pada politisi atau partai politik atau upaya untuk mendorong atau menekan suara," sambung Facebook.



Facebook menggabungkan review otomatis dan juga review langsung oleh manusia untuk mengidentifikasi iklan Pemilu yang berasal dari luar negeri. Dengan demikian, bisa dipastikan iklan-iklan itu tidak akan tampil.

Selain pembatasan iklan, Facebook memastikan lebih cepat merespons aduan soal hal-hal yang dilarang di platform tersebut. Tim di Facebook juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk fact-checking informasi-informasi terkait Pemilu.


Saksikan juga video 'Kebijakan Baru WhatsApp Cegah Penyebaran Berita Hoaks Jelang Pemilu':

[Gambas:Video 20detik]


(imk/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed