DetikNews
Jumat 01 Maret 2019, 23:08 WIB

Sesal Siswa Al-Azhar yang Mundur karena Video Kasar

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sesal Siswa Al-Azhar yang Mundur karena Video Kasar SMA Al-Azhar Kelapa Gading (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading menyesali perbuatannya karena telah berkata kasar kepada guru. Buntutnya, orang tua murid tersebut menyampaikan pengunduran diri anaknya kepada pihak sekolah.

Awal mula kejadian peristiwa ini terjadi karena video murid berkata kasar ke guru viral di media sosial. Kepala SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading Sumanto mengatakan perbuatan tidak pantas muridnya itu terjadi saat suasana kelas sedang kondusif proses belajar.

Sang guru tidak sadar kalau suasana di kelas di-dubbing oleh salah seorang murid yang kemudian di-dubbing menggunakan kata-kata kasar.

"Kami sudah meminta penjelasan dan klarifikasi kepada guru dalam video tersebut dan guru tidak menyadari pada saat proses belajar kelompok di kelas yang kondusif itu ada salah seorang siswa yang merekam," kata Sumanto di SMA Al-Azhar Kelapa Gading, Jalan Bulevard Timur, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).




Peristiwa itu terjadi pada 19 Februari 2019. Sekitar sepekan kemudian, pihak sekolah yang mengetahui video itu kemudian memanggil orang tua dan siswa yang bersangkutan.

Sumanto mengatakan baik guru maupun siswa lain di kelas tidak mendengarkan kata-kata kasar seperti yang terucap di video itu. Guru itu juga tidak sadar direkam.

"Siswa meyakini dan mengakui bahwa video itu diambil pada siang hari tanggal 19 (Februari) dan itu hari Selasa jam 14.00 WIB dan kemudian malam harinya iseng-iseng dibuka dan kemudian dia memasukkan suara dubbing dan dengan iseng juga dia meng-upload ke Instagram pribadinya," jelas Sumanto.

Hingga akhirnya, siswa tersebut lewat orang tuanya menyatakan pengunduran diri dari sekolah. Siswa itu disebut akan dipindahkan ke pesantren.

"Orang tua sudah kita hadirkan dan sebagai pertanggungjawaban moral, orang tua menyampaikan pengunduran diri secara tertulis kepada pihak sekolah," ungkapnya.

Sumanto juga sudah meminta klarifikasi terhadap siswa yang berkata kasar kepada gurunya. Siswa tersebut mengaku menyesal atas perbuatannya. Pengakuan itu disampaikan siswa tersebut sambil menangis ke guru BK. Hingga akhirnya, siswa tersebut melalui orang tuanya mengundurkan diri dari sekolah.

"Niatnya untuk iseng. Pada saat menangis, dia cerita nggak ada masalah apa pun (dengan guru), nggak ada kejadian apa pun, dengan guru yang bersangkutan juga nggak ada masalah," kata Sumanto.



Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ikut menyoroti kasus ini. KPAI mendatangi SMA Al-Azhar Kelapa Gading untuk minta konfirmasi video viral soal siswa berkata kasar ke guru.

Komisioner Bidang Pendidikan KPAI Retno Listyarti diterima oleh Sumanto bersama staf humas Rien Wulandari dan Kepala Bagian Akdemik Uus Suhatna. Pertemuan berlangsung sekitar 1 jam.

Dalam pertemuan itu, Retno meminta pihak sekolah menyelesaikan seluruh administrasi untuk kepindahan siswa. Retno juga berharap semua nilai dan hasil ulangan diberikan kepada siswa untuk memudahkannya di sekolah yang baru.

"Kami juga memastikan apakah dibantu secara administrasi dan surat pindah, terus dia kan dari Januari dan Februari belajar. Nah, bagaimana dengan nilai-nilai ini. Karena untuk pindah ke sekolah yang baru dia akan ketinggalan nilai, dong," ucap Retno.

Retno mengatakan, pihak sekolah menerima rekomendasi dari KPAI. Sumanto mengatakan pihak Al-Azhar siap menyelesaikan seluruh administrasi untuk siswa yang bersangkutan.

"Pihak Alazka (SMA Al-Azhar Kelapa Gading) memberikan kepada siswa yang bersangkutan administrasi dan hasil belajar selama ini untuk keperluan kepindahan siswa tersebut ke sekolah lain," tutup Sumanto.
(idn/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed