DetikNews
Jumat 01 Maret 2019, 13:18 WIB

Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading yang Berkata Kasar ke Guru Ngaku Iseng

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading yang Berkata Kasar ke Guru Ngaku Iseng Foto: SMA Al-Azhar Kelapa Gading (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Siswa yang merekam video dan men-dubbing kata-kata kasar ke guru di SMA Al-Azhar Kelapa Gading menyesali perbuatannya. Dia mengaku hanya iseng.

Siswa tersebut merekam video saat gurunya mendampingi kelompok belajar pada 19 Februari 2019 lalu kemudian men-dubbing kata-kata kasar pada malam harinya. Dia kemudian mengunggah video itu di akun Instagram-nya.

Siswa itu mengaku tidak mengira bahwa videonya jadi viral. Hingga akhirnya, pihak sekolah mengetahui hal itu sepekan setelahnya dan mengklarifikasi kepada siswa serta orang tua.



"Niatnya untuk iseng. Pada saat menangis, dia cerita nggak ada masalah apapun (dengan guru), nggak ada kejadian apapun, dengan guru yang bersangkutan juga nggak ada masalah," kata Kepala Sekolah SMA Al-Azhar Kelapa Gading, Sumanto di sekolah, Jalan Bulevard Timur, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).

Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading yang Berkata Kasar ke Guru Ngaku IsengFoto: Kepsek SMA Al-Azhar Kelapa Gading (Lisye Sri Rahayu/detikcom)


Pengakuan itu disampaikan siswa tersebut sambil menangis ke guru BK. Hingga akhirnya, siswa tersebut melalui orangtuanya mengundurkan diri dari sekolah.



Pihak sekolah menyayangkan peristiwa ini dan menyesalkan ada pula kabar belum terkonfirmasi yang beredar soal hal ini. Sumanto menuturkan guru yang ada di video tidak sadar direkam dan tidak tahu bahwa siswa tersebut men-dubbing kata-kata kasar.

"Karena dia tidak tahu menahu ya sedih aja. Yang beliau sedih kan berita-berita di luar yang rasanya kurang bertanggungjawab ya. Menyampaikan informasi tanpa ada konfirmasi, bahkan saya melihat berita itu justru cenderung ingin memojokkan baik pihak sekolah dan pihak siswa kan kasihan," ungkapnya.



Sumanto mengatakan pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara soal video viral ini. Komisi Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti, juga sudah datang ke sekolah dan memberi rekomendasi.

"Persoalannya sudah selesai dan sudah kondusif. Pembelajaran sudah berjalan normal," ucapnya.
(imk/bar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed