DetikNews
Jumat 01 Maret 2019, 11:46 WIB

Tangis dan Sesal Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading yang Berkata Kasar ke Guru

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Tangis dan Sesal Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading yang Berkata Kasar ke Guru Foto: SMA Al-Azhar Kelapa Gading (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Seorang siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading mengundurkan diri dari sekolah setelah videonya berkata kasar ke guru viral. Siswa itu sempat menangis dan menyesal saat mengakui perbuatannya.

Peristiwa itu terjadi pada 19 Februari 2019 lalu. Pihak sekolah akhirnya mengetahuinya dan mengundang orangtua untuk datang pada 27 Februari 2019. Dengan didampingi guru BK, siswa kelas X itu mengakui perbuatannya.

Siswa itu merekam video saat gurunya sedang mendampingi kelompok diskusi matematika. Pada malam harinya, siswa itu men-dubbing video tersebut dengan kata-kata kasar dan mengunggahnya di Instagram.



"Anaknya saat ditanya itu menangis, mengaku dan menyesal. Anaknya merasa menyesal dengan apa yang dilakukan. Terus dia ketika kita tanya tidak mau berkata apapun," kata Kepala SMA Al-Azhar Kelapa Gading, Sumanto, di sekolah tersebut, Jalan Bulevard Timur, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).

"Akhirnya salah seorang guru BK mengajak untuk ngobrol dan ternyata menang benar dia telah mengambil (video) dan dia juga sudah mengakui dengan kronologis dan betul juga dia melakukan dubbing di malam harinya dan kemudian dia mengaku juga dia mengupload di IG pribadinya yang dia tidak pernah sadari dan kemudian menjadi viral," sambungnya.

Orangtua siswa tersebut juga datang dan menyampaikan permohonan maaf. Orangtua lalu memberikan surat pengunduran diri secara tertulis dan berencana memindahkan anaknya ke pesantren.

"Orangtuanya menyampaikan surat permohonan maaf atas kejadian itu kepada sekolah dan siap menerima sanksi apapun dan siap bekerja sama untuk ke depannya. Kami dari sekolah juga Insyaallah untuk masa depan anak kami juga memberikan kemudahan untuk administrasi," jelas Sumanto.



Sumanto mengatakan guru yang ada di video itu tidak sadar bahwa direkam hingga akhirnya video itu didubbing. Pihak sekolah sudah melaporkan pula hal ini kepada Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara.

"Persoalannya sudah selesai dan sudah kondusif. Pembelajaran sudah berjalan normal," ucapnya.


Simak Juga 'Cuma Gara-gara HP, Siswa Tantang dan Dorong Gurunya':

[Gambas:Video 20detik]


(imk/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed