DetikNews
Sabtu 23 Februari 2019, 14:23 WIB

PDIP Sebut Amien Rais Praktik KKN, PAN: Anak 'Sana' Lebih dari Nyaleg

Tsarina Maharani - detikNews
PDIP Sebut Amien Rais Praktik KKN, PAN: Anak Sana Lebih dari Nyaleg Wasekjen PAN Faldo Maldini (Foto: dok. Facebook)
Jakarta - PDIP menyebut politikus senior PAN Amien Rais melakukan praktik KKN dengan membukakan jalan bagi anak-anaknya maju sebagai caleg DPR RI. PAN menyindir balik PDIP.

"Serangan semacam ini kami anggap semua yang kami suarakan semakin di dengar publik. Ini risiko berada di jalur yang konsisten. Saya kalau mau nyebut nama, di 'kelompok sana' anaknya siapa yang ini dan itu banyak juga, lebih dari nyaleg. Tetapi kan bukan itu substansinya," kata Wasekjen PAN Faldo Maldini kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019).


Faldo kemudian menjelaskan perkara lahan Amien di Yogyakarta yang sebelumnya dipersoalkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto menyebut Amien mati kutu karena ketahuan menguasai lahan, padahal sering berteriak 'tanah dikuasai segelintir elite'.

Ia menjelaskan lahan milik Amien didapatkan secara legal. Menurut Faldo, Amien justru mengetahui betul soal mafia tanah di dalam negeri.

"Lahan itu didapatkan secara legal. Bukan berarti kritiknya tidak relevan soal penguasaan lahan oleh elite. Justru, Pak Prabowo dan Pak Amien kritik karena paham betul permainannya, mereka pernah ada di situ melihat realitanya. Mafianya banyak sekali. Kalau Pak Prabowo tidak pernah saingan sama pemain-pemain asing buat dapat lahan itu, mungkin beliau tidak paham permainan-permainannya. Ini kan antikritik namanya, segala cara dilakukan untuk menutupi apa yang terjadi," jelas Faldo.


Faldo berharap perdebatan terkait isu pilpres diisi konten substantif. Dia mencontohkan soal pemberian izin lahan bagi warga demi mencapai kemakmuran. Menurut Faldo, saat ini pemerintah terkesan membungkam kritik dan kebenaran yang disampaikan oposisi.

"Soal lahan haruslah dipikirkan bagaimana pemberian izinnya yang memberikan kemakmuran lebih kepada warga. Mana yang lebih menguntungkan warga dalam jangka panjang, negara memberikan kepemilikan kepada warga, apalagi presiden suruh itu diagunkan ke bank, dibandingkan kasih hak pakai tanah negara, lalu digenjot produksinya, kayak di Vietnam, atau ke pengusaha nasional dengan prasyarat tertentu yang bisa serap ribuan tenaga kerja. Harusnya, ini yang jadi isunya, bukan berarti Pak Prabowo punya lahan, lalu apa yang dikatakan petahana semuanya jadi benar," tuturnya.


"Keadilan sosial itu bukan hanya aspek distribusi sumber daya negara, namun juga kepastian hukum terhadapnya. PAN commit menjalankan itu. Kita tunggu saja isu recehan lainnya buat membungkam kritik dan kebenaran yang disampaikan," imbuh Faldo.

Amien Rais sebelumnya menganggap pernyataan Hasto soal tanahnya di Yogyakarta ibarat nyanyian nyamuk. PDIP pun membela Hasto.


Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP, Eva Kusuma Sundari, menjelaskan Hasto menyindir sikap Amien Rais yang munafik. Tak hanya perkara lahan yang disebutkan Hasto, Eva menyebut Amien melakukan praktik KKN karena anak-anaknya maju sebagai caleg.

"Pak Hasto menyindir sikap munafik para orang kaya, termasuk sikap munafik Pak Amien Rais yang anti-KKN tetapi justru praktik KKN. Karena semua anaknya semua nyaleg di DPR. Ironis dan paradoks," ujar Eva.


Saksikan juga video 'TKN Jokowi Dukung Amien Rais Ungkap Kasus Korupsi yang Mandek':

[Gambas:Video 20detik]


(tsa/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed