DetikNews
Sabtu 16 Februari 2019, 11:39 WIB

Unjuk Rasa di NTB Berujung Kerusakan Fasilitas Polsek Sape

Haris Fadhil - detikNews
Unjuk Rasa di NTB Berujung Kerusakan Fasilitas Polsek Sape Kerusakan mobil polisi akibat dilempari batu oleh pengunjuk rasa. (Foto: Istimewa)
Jakarta - Polisi menyatakan sekelompok warga di Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan unjuk rasa dan melempari batu ke fasilitas milik Polsek Sape. Akibatnya, ada sejumlah fasilitas berupa kendaraan yang rusak.

"Sejumlah kendaraan dinas Polsek Sape di lokasi aksi terkena lemparan yang mengakibatkan kerusakan," kata Kabidhumas Polda NTB AKBP Purnama dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/2/2019).

Unjuk rasa itu disebut dilakukan oleh 30-100 orang di Perempatan Cabang Bugis. Para peserta aksi disebut tidak menyampaikan pemberitahuan ke polisi sebelum aksi digelar.

"Namun tetap diamankan oleh jajaran Polsek Sape dan Polres Bima Kota," ujarnya.


Aksi itu disebut Purnama ditujukan untuk mendesak Bupati Bima untuk hadir di Sape dan dilakukan perbaikan jalan di Desa Bugis. Dalam aksi itu, dilakukan blokade jalan ke arah Pelabuhan Laut Sape menggunakan material batu, kayu, dan tiang listrik bekas serta membakar ban bekas di tengah jalan.

"Polres Bima Kota dan Polsek Sape lalu melakukan mediasi dengan perwakilan massa dan meminta mereka membuka jalan yang diblokade mengingat jalan tersebut merupakan jalan lintas penghubung antara lintas provinsi," ujarnya.

Namun, menurut Purnama, massa tetap memblokade jalan sampai Bupati Bima mau menemui mereka. Polisi kemudian mengamankan satu orang yang diduga sebagai provokator dan berhasil mendorong mundur massa aksi.

"Polisi lalu mengimbau orator untuk tidak melakukan provokasi terhadap massa aksi. Massa aksi langsung melakukan pelemparan ke arah gabungan personel dengan menggunakan batu, sehingga aparat terpaksa melakukan tindakan kepolisian dengan menembakkan gas air mana dan tembakan peringatan ke arah udara. Sejumlah kendaraan dinas Polsek Sape di lokasi aksi terkena lemparan yang mengakibatkan kerusakan," jelasnya.


Namun kerusakan itu disebutnya tak berimbas pada pelayanan masyarakat. Dia memastikan situasi Polsek Sape aman terkendali.

"Untuk situasi saat ini, Mako Polsek Sape aman terkendali dan melayani masyarakat seperti biasa. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi yang dapat merusak fasilitas umum," tutur Purnama.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami aksi pelemparan kendaraan dinas milik Polsek Sape dan Polres Bima Kota itu. Dia juga menyatakan telah ada koordinasi di jajaran Pemkab Bima terkait solusi atas kerusakan jalan yang menjadi pemicu aksi.
(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed