detikNews
Jumat 15 Februari 2019, 14:14 WIB

Syarat Perpanjang SKCK dan Fungsinya

Tim detikcom - detikNews
Syarat Perpanjang SKCK dan Fungsinya Syarat Perpanjang SKCK dan Fungsinya/Foto: Deny Prastyo Utomo
Jakarta - Apakah Anda pernah mendengar kata SKCK? Atau mungkin pernah melihat seseorang mengurus dan membawa SKCK? Surat ini merupakan surat yang berisikan catatan-catatan dari seseorang terhadap riwayat dirinya atau diwujudkan dengan ada tidaknya riwayat tindakan kriminal.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian dan disingkat sebagai SKCK ini dulunya dikenal sebagai surat SKKB atau Surat Keterangan Kelakuan Baik.

Bagi beberapa orang yang ingin melamar pekerjaan atau ingin mengajukan sebuah beasiswa, maka diwajibkan melampirkan SKCK. Hal ini sebagai pernyataan bahwa mereka tidak pernah melakukan tindakan kriminal dan pernyataan bahwa mereka adalah warga sipil yang baik.

Anda dapat mengurus SKCK ini di Polres, Polsek ataupun Polda, tergantung dengan kebutuhannya sebenarnya.

Apa manfaat dari selembar SKCK ini? Umumnya kebanyakan orang hanya tahu bahwa SKCK dapat digunakan untuk melamar kerja atau mengikuti penerimaan seleksi PNS. Namun sebenarnya SKCK yang diterbitkan di masing-masing tempat memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Berikut ini informasinya.



. Membuat SKCK di Polsek atau Sektor

SKCK pertama merupakan SKCK yang diterbitkan oleh polsek ataupun sektor. Di mana Anda yang mengurus atau meminta SKCK pada polsek dan sektor digunakan dalam beberapa hal, yakni persyaratan melamar kerja non pegawai negeri. Seperti halnya perusahaan swasta kecuali perusahaan BUMN, dan ada juga beberapa perusahaan swasta yang tidak meminta syarat SKCK.

Beberapa perusahaan besar umumnya meminta Anda untuk melampirkan SKCK agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya adalah persyaratan untuk melanjutkan sekolah. Misalnya Anda ingin masuk ke perguruan tinggi ataupun SMA sederajat, SKCK yang dibuat di polsek ataupun sektor sebagai persyaratan untuk pindah penduduk. Hal ini diperlukan di beberapa daerah sebagai salah satu syarat proses pindah kependudukan agar lebih aman.

Kegunaan selanjutnya jika Anda membuat SKCK di polsek atau sektor, yakni jika ingin mencalonkan diri sebagai perangkat desa atau calon perangkat desa. Manfaat yang kelima yakni perpanjangan kontrak karyawan seperti halnya di RSUD non PNS. Khusus untuk tenaga kesehatan jika Anda ingin membuat perizinan usaha, SKCK ini juga bisa dilampirkan dan tidak perlu membuat SKCK dengan tingkat yang lebih tinggi.

· Membuat SKCK di Polres atau Resor

SKCK selanjutnya dibuat dengan terbitan Polres atau Resor. Kegunaan SKCK ini memang lebih tinggi dibandingkan polsek. Di mana Anda bisa menggunakannya sebagai salah satu persyaratan PNS dalam lingkup lengkap berkas CPNS atau semacamnya.

Kemudian yang kedua, Anda bisa menggunakan SKCK ini sebagai syarat pendaftaran calon kepala desa, DPRD ataupun kepala daerah, dan juga Bupati. Selain itu bagi Anda yang ingin melamar calon pegawai BUMN non PNS. SKCK ini bisa juga digunakan jika Anda ingin menikahi Seorang anggota TNI dan Kapolri, maka Anda harus membuat SKCK yang diterbitkan oleh Polres ataupun Resor.

· Membuat SKCK di Polda

Terakhir adalah surat atau SKCK yang diterbitkan oleh Polda. Tentu saja SKCK yang diterbitkan oleh Polda memiliki manfaat yang lebih besar, dan juga tingkat yang lebih tinggi dibandingkan kedua SKCK sebelumnya. Jika Anda ingin bekerja atau berpergian ke luar negeri dengan waktu yang cukup lama. Maka SKCK yang diterbitkan oleh Polda diperlukan untuk syarat pembuatan paspor. Selain itu bagi Anda yang ingin mencalonkan diri sebagai walikota, DPRD tingkat provinsi dan lain sebagainya, maka Anda bisa menggunakan SKCK sebagai salah satu syarat pendaftarannya. Setelah informasi mengenai SKCK dan tempat pembuatannya. Berikut ini adalah tata cara mengurus SKCK terbaru 2019 yang bisa Anda gunakan.

Syarat Membuat SKCK Baru Online

Untuk membuat SKCK baru, berikut ini adalah lanakah-langkah yang bisa Anda lakukan:

-Membawa Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan tempat domisili pemohon.
-Membawa fotocopy KTP/SIM sesuai dengan domisili yang tertera di Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan.
-Membawa fotocopy Kartu Keluarga.
-Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
-Membawa Pas Foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar.
-Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan di kantor Polisi dengan jelas dan benar.
-Pengambilan Sidik Jari oleh petugas.



Syarat Perpanjang SKCK 2019

Syarat perpanjangan SKCK 2019 sama mudahnya dengan sebelumnya. SKCK hanya berlaku selama 6 bulan sejak tanggal diterbitkan dan bisa diperpanjang jika memang diperlukan. Untuk memperpanjang masa berlaku SKCK Anda lakukanlah langkah-langkah di bawah ini:

Membawa lembar SKCK lama yang asli/legalisir (maksimal telah habis masanya selama 1 Th)

Membawa fotocopy KTP/SIM.

Membawa fotocopy Kartu Keluarga.

Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir.

Membawa Pas Foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.

Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi.


Biaya yang Diperlukan

Untuk mengurus SKCK biaya yang diperlukan tidaklah mahal. Anda hanya perlu mengeluarkan biaya sidik jari Rp 10.000 dan administrasi Rp 10.000. Prosesnya pun sangat mudah asalkan berkas yang diperlukan lengkap.

Anda juga bisa mengurusnya secara online. Anda tinggal mengunjungi website resmi dari Polda kemudian nantinya akan diarahkan untuk mengisi beberapa data SKCK. Namun sistem syarat perpanjang SKCK online lebih rumit dan prosesnya akan memakan waktu.

Tips Mengurus SKCK Agar Cepat Selesai

Nyatanya masyarakat yang mengurus SKCK tidaklah sedikit. Tentu saja butuh tips dan trik bagaimana agar SKCK cepat selesai. Anda tidak perlu menunggu lama atau harus kembali berulang-ulang untuk mengurusnya. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda aplikasikan

1. Mempersiapkan Berkas

Sebelum datang ke Polsek, Polres, ataupun Polda, sebaiknya Anda cari informasi dulu mengenai berkas apa saja yang harus dibawa untuk membuat SKCK. Umumnya syarat yang paling utama adalah KTP, Kartu Keluarga, dan foto terbaru 3x4 atau 4x6. Namun seringkali beberapa daerah meminta persyaratan tambahan sebagai salah satu pelengkap dokumen. Supaya Anda tidak bolak-balik ataupun kekurangan melihat antrean SKCK yang sangatlah panjang dan memakan waktu maka Anda harus mempersiapkan berbagai dokumen yang ada dengan lengkap sehingga tidak perlu bolak-balik.

2. Datang Pagi Hari

Tips agar dapat mengurus SKCK dengan baik adalah datang ketika pagi hari. Umumnya antrean sudah sangat panjang jika Anda datang siang hari. Selain itu Polsek, Polres, Polda sendiri membuka pelayanan untuk SKCK tidak terlalu lama sehingga dengan datang pagi hari Anda akan mengurangi risiko pembuatan SKCK yang terlalu lama atau datang di kemudian hari.

3. Membawa Uang Pas

Berdasarkan informasi di atas, Anda akan dimintai biaya untuk pembuatan SKCK untuk kartu ataupun sidik jari. Namun perlu diingat bahwa seringkali pos pelayanan SKCK tidak memiliki kembalian sehingga Anda harus menyiapkan uang pas. Jika perlu, Anda bisa menyiapkan uang dalam bentuk yang lebih kecil sehingga menjadi lebih mudah.

4. Cek Informasi

Tips terakhir, bagi saja anda tunggu dan dengarkan informasi baik-baik yang diberikan oleh pelayanan SKCK. Seringkali kita terlewatkan atau tidak sadar bahwa informasi khusus yang diberikan untuk para pembuat SKCK jika Anda tidak ingin memakan waktu lebih lama atau cepat selesai maka dengarkan informasi ataupun kebutuhan yang harus diberikan saat membuat SKCK.
(nwy/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com