DetikNews
Kamis 14 Februari 2019, 19:26 WIB

Golkar Bantu Siapkan Materi Debat Capres untuk Jokowi

Arief Ikhsanudin, Zakia Liland Fajriani - detikNews
Golkar Bantu Siapkan Materi Debat Capres untuk Jokowi Partai Golkar membantu menyiapkan materi debat capres untuk Jokowi. (Zakia Liland Fajriani/detikcom)
Jakarta - Menjelang debat capres, Partai Golkar menyiapkan materi untuk capres Joko Widodo (Jokowi) yang diambil dari tema debat. Debat kedua mengangkat tema energi, infrastruktur, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Salah satu contoh yang dianggap Golkar sebagai keberhasilan Jokowi adalah pembangunan infrastruktur. Masyarakat bisa merasakan harga pangan murah karena gencarnya pembangunan jalan tol.

"Kita mengapresiasi dari pelabuhan, tol laut. Dalam konteks, infrastruktur jalan, jelas dia menekan logistik dan tentunya wilayah-wilayah pertumbuhan itu akan semakin banyak. Kalau kita bicara di Jawa, dari Jakarta sampai Solo sudah sekitar 6 jam. Kemudian, Solo sampai Surabaya sudah 2 jam lebih. Sesuai yang luar biasa karena cost turun," ujar Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (14/2/2018).


Hasil dan rangkuman diskusi ini akan disampaikan kepada Jokowi untuk bahan debat. Hal ini merupakan bentuk dukungan dari Golkar selaku partai pengusung.

"Golkar kan bagian dari TKN. Kita juga kasih ke tim yang mempersiapkan materi-materi. Maka hasil dari sini akan disampaikan," ujar Airlangga.

Salah satu pembicara, Muhidin M Said, menyoroti pembangunan jalan nasional era Jokowi. Pembangunan jalan nasional itu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.


"Jalan nasional kota hampir 40 ribu, hampir 96 persen mantap. Dapat dilalui dengan bagus. Ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi," ucap Muhidin.

Dalam kesempatan itu, Muhidin meminta harus ada revisi undang-undang soal jalan. Jadi APBN bisa digunakan untuk membangun jalan daerah yang dikelola kabupaten atau kota.

"Maka kita harus revisi UU tentang jalan. Karena APBN itu tidak bisa perbaiki jalan daerah," kata Muhidin.


Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(aik/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed