DetikNews
Rabu 06 Februari 2019, 18:20 WIB

Prabowo: Menyebarkan Hoax dan Kebohongan Tak Arif, Malu

Indra Komara - detikNews
Prabowo: Menyebarkan Hoax dan Kebohongan Tak Arif, Malu Prabowo menghadiri HUT KSPI. (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Capres Prabowo Subianto mengatakan menyebarkan kebohongan dan hoax merupakan tindakan yang tidak arif. Prabowo mengingatkan pemimpin yang menyebarkan kebohongan semestinya malu.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berorasi dalam HUT Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Hall Sport Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019). Awalnya Prabowo bercerita tentang makian dan hujatan yang diterima setelah menyebut LRT Palembang, Sumatera Selatan, tidak ekonomis.

"Empat bulan lalu saya katakan LRT yang di Palembang itu tidak ekonomis. Kau tahu, saya dimaki, dihujat. Tapi sekarang data terungkap. Setiap bulan LRT pemeliharaan jauh di atas pemasukan, berarti rakyat harus nombok. Data yang saya terima tolong cek kembali," kata Prabowo.



Setelah itu, barulah capres nomor urut 02 tersebut bicara soal hoax. Ketum Partai Gerindra itu juga menegaskan tujuannya maju di Pilpres 2019.

"Untuk apa ada warga negara sebarkan hoax? Untuk apa? Tidak arif. Pemimpin sebarkan kebohongan, malu. Saya bicara di sini untuk sebarkan kebohongan? Tidak," ujarnya.

"Saya juga maju untuk menerima tugas sebagai presiden. Saya tidak cari apa-apa. Hina kalau saya cari sesuatu untuk kepentingan pribadi, berkhianat saya ke pendiri bangsa, ke rakyat, ke anak buah yang gugur, ke orang tua, hina, tidak ada," Prabowo menambahkan.



Prabowo juga meyakini kemampuan timnya. Eks Danjen Kopassus itu berjanji akan memperbaiki kondisi Indonesia.

"Saya maju karena benar-benar yakin bahwa saya dan kawan-kawan dan teman-teman dan tim saya orang-orang seperti Rizal Ramli dan lain-lain kita mengerti dan paham, dan akan lakukan perbaikan bangsa Indonesia," jelasnya.

Seperti diketahui, kubu Prabowo-Sandiaga kerap dituding menyebarkan hoax oleh kubu lawan. Capres petahana Joko Widodo pun dalam kampanye menyatakan ada tim sukses yang melakukan propaganda penyebaran hoax ala Rusia. Kubu Prabowo-Sandiaga sudah membantahnya.
(zak/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed