DetikNews
Selasa 05 Februari 2019, 07:00 WIB

Kecurigaan Tim Prabowo pada Pujian Jokowi ke Ratna Sarumpaet

Tim detikcom - detikNews
Kecurigaan Tim Prabowo pada Pujian Jokowi ke Ratna Sarumpaet Ratna Sarumpaet (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Pujian Joko Widodo (Jokowi) untuk kejujuran Ratna Sarumpaet direspons Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. Pujian Jokowi untuk Ratna, yang mengaku berbohong soal penganiayaan, mengundang pertanyaan.

Juru bicara BPN, Andre Rosiade, mengatakan pihaknya merupakan korban kebohongan Ratna Sarumpaet. Karena itu, BPN heran mengapa Jokowi memuji kejujuran Ratna yang kini dalam tahanan Polda Metro Jaya.

"Kami kan korban penipuan Mbak Ratna ya, jadi pihak kami, BPN 02, adalah korban penipuan Mbak Ratna. Pak Prabowo, Pak Amien, dan seluruh BPN ini korban penipuan Mbak Ratna. Tiba-tiba Pak Jokowi memuji-muji Mbak Ratna jujur, 'saya sudah kenal lama', 'saya tahu beliau jujur'," ujar Andre, Senin (4/2/2019).

Politikus Partai Gerindra itu mengklaim publik punya beragam pertanyaan setelah Jokowi memuji Ratna. Dia lalu berbicara soal hasil penyelidikan Polri tentang Ratna Sarumpaet.

"Dalam penyelidikan Polri selama ini, Mbak Ratna dianggap nggak melibatkan kami. Dulu kan didorong, dihubung-hubungkan kami yang membangun skenario kan. Ternyata, melalui penyelidikan Polri, tidak ada ditemukan keterlibatan BPN membangun skenario ini. Ternyata murni permainan Mbak Ratna sendiri. Ini yang menarik. Jadi ada pertanyaan dari masyarakat dan publik, apakah ada yang mendesain kami dijebak Mbak Ratna?" kata Andre.

Sementara itu, koordinator jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak menganggap Jokowi mulai kagum kepada Ratna. Dahnil bahkan mengatakan Jokowi menggemari dan menyukai Ratna Sarumpaet.

"Mungkin Pak Jokowi kagum, salut kepada Bu Ratna, saya nggak tahu salutnya pada bagian mana. Yang jelas mungkin Pak Jokowi sekarang udah menggemari dan dan menyukai Bu Ratna. Saya nggak tahu kenapa, nanti ditanya lagi aja ke Pak Jokowi," ujar Dahnil.

Ungkapan Jokowi soal Ratna Sarumpaet disampaikan saat Deklarasi Forum Alumni Jawa Timur di Tugu Pahlawan, Surabaya, Sabtu (2/2). Disinggungnya persoalan Ratna Sarumpaet juga dilakukan Jokowi saat berada di Semarang.

"Jangan sampai ada ngomong lagi muka lebam-lebam dipukuli dan dianiaya, padahal operasi plastik. Dipikir masyarakat itu nggak ngerti. Masyarakat kita sekarang ini cerdas-cerdas, pintar-pintar, apalagi yang ada di hadapan saya ini para intelektual," tutur Jokowi.

Jokowi kembali mengungkit Ratna Sarumpaet dalam acara deklarasi Sedulur Kayu dan Mebel Jokowi di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Dia menceritakan pertemanannya dengan Ratna, yang tadinya adalah anggota timses Prabowo-Sandiaga.

"Untung Mbak Ratna Sarumpaet itu jujur. Saya berteman lama dengan Mbak Ratna, berani dan jujur," ujarnya.

Sementara Ratna Sarumpaet segera menjalani proses persidangan. Kejari Jaksel membentuk tim jaksa penuntut umum gabungan untuk menyusun surat dakwaan.

"RS disangkakan Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan UU ITE Pasal 28 ayat 2. Di situ kita akan pelajari dulu kira-kira konstruksinya seperti apa, kita cermati kembali dan tentunya kita harus melihat fakta-fakta yang ada," ujar Kajari Jaksel Supardi, Kamis (31/1).


Simak Juga 'Serang Kubu Lawan, Jokowi: Masa Saya Diam Terus':

[Gambas:Video 20detik]




(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed